Paus Leo Tak Pernah Takut dengan Pemerintahan Trump: Mereka Tidak Manusiawi!

AKURAT.CO Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Leo XIV, menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di tengah memanasnya polemik soal perang melawan Iran.
Saat tiba di Aljir, Senin (13/4/2026), dalam rangka kunjungan empat hari ke Afrika, Paus menyampaikan sikapnya kepada wartawan.
“Apa yang saya katakan bukanlah serangan terhadap siapa pun. Saya bukan seorang politikus. Saya meminta semua orang untuk mencari cara membangun jembatan perdamaian dan rekonsiliasi, dan menghindari perang sebisa mungkin,” ujarnya.
Menanggapi kritik Trump atas sikap Vatikan terhadap konflik tersebut, Paus menegaskan, “Saya tidak takut pada Trump!”
Sebelumnya, Paus secara terbuka mengecam perang AS dan Israel terhadap Iran. Ia menyebut konflik tersebut sebagai sesuatu yang mengerikan dan tidak manusiawi serta menyerukan para pemimpin dunia untuk mengedepankan diplomasi.
Baca Juga: Gagal Blokade Selat Hormuz, Ini yang Terjadi pada Dua Kapal AS
Dalam perayaan Minggu Palma (29 Maret), Paus juga menegaskan pesan teologisnya. “Yesus Kristus adalah Raja Damai yang menolak perang, dan tidak seorang pun dapat menggunakan Dia untuk membenarkan perang. Yesus Kristus tidak mendengar doa-doa orang-orang yang berperang dan menolaknya.”
Pernyataan itu muncul setelah Trump bereaksi keras di media sosial terhadap kritik Paus. Trump bahkan menyebut Paus lemah dalam menghadapi kejahatan dan menilai sikapnya keliru dalam kebijakan luar negeri.
Ketegangan antara Vatikan dan Gedung Putih pun kian terbuka ke publik. Meski demikian, Paus Leo XIV menegaskan bahwa seruannya murni demi perdamaian dan bukan serangan politik terhadap pihak mana pun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










