Akurat
Pemprov Sumsel

Serangan Israel di Khan Younis Tewaskan Tiga Warga, Gaza Laporkan Ribuan Pelanggaran Gencatan Senjata

Fitra Iskandar | 21 April 2026, 09:53 WIB
Serangan Israel di Khan Younis Tewaskan Tiga Warga, Gaza Laporkan Ribuan Pelanggaran Gencatan Senjata
Ilustrasi serangan Israel. Foto: Unsplash/Mohammed Ibrahim

AKURAT.CO Sedikitnya tiga orang dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di wilayah Khan Younis, Jalur Gaza, Senin (20/4/2026) malam. Serangan terjadi di tengah masih berlangsungnya gencatan senjata yang disepakati sejak Oktober 2025.

Juru bicara badan pertahanan sipil Gaza, Mahmoud Bassal, mengatakan serangan terjadi sekitar tengah malam di kawasan persimpangan Al-Zaqzouq, lingkungan Al-Amal, barat laut Khan Younis.

“Tiga orang tewas akibat serangan Israel pada tengah malam di sekitar persimpangan Al-Zaqzouq di kawasan Al-Amal, barat laut Khan Younis, Gaza selatan,” ujar Bassal, seperti dikutip TRTWorld, Selasa (21/4/2026).

Laporan lokal menyebut salah satu korban adalah Darwish al-Attal, yang sehari sebelumnya baru merayakan pertunangannya. Sejumlah warga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Serangan itu juga disertai aktivitas pesawat tempur Israel yang terlihat melintas di atas wilayah tersebut.

Klaim Pelanggaran Gencatan Senjata

Insiden ini menambah daftar panjang dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Israel sejak diberlakukan pada Oktober 2025 di Gaza.

Kantor Media Pemerintah Gaza dalam pernyataannya menyebut Israel telah melakukan sekitar 2.400 pelanggaran, termasuk serangan mematikan, penangkapan, pengepungan wilayah, serta pembatasan bantuan yang memicu kelangkaan pangan.

Menurut data Kementerian Kesehatan Gaza, pelanggaran tersebut telah menyebabkan lebih dari 770 warga Palestina tewas dan 2.171 lainnya luka-luka.

Dampak Perang Berkepanjangan

Gencatan senjata yang berlaku saat ini menyusul konflik panjang antara Israel dan Gaza yang berlangsung sejak Oktober 2023. Dalam periode tersebut, lebih dari 72.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan sekitar 172.000 lainnya mengalami luka-luka.

Serangan selama konflik juga menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur. Sekitar 90 persen fasilitas di Gaza dilaporkan terdampak, termasuk rumah, fasilitas kesehatan, dan layanan publik lainnya.

Hingga kini, situasi keamanan di Gaza dilaporkan masih belum stabil, dengan kekerasan yang terus terjadi meski kesepakatan gencatan senjata telah diberlakukan.

Sumber: TRTWorld

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.