Teman Tembak Teman, Tiga Prajurit Jepang Tewas Saat Latihan Militer

AKURAT.CO Tiga prajurit Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) tewas dalam insiden penembakan tidak sengaja saat menjalani latihan militer. Peristiwa ini mengejutkan institusi militer dan publik di Jepang.
Otoritas setempat menyatakan insiden terjadi dalam sebuah latihan lapangan yang menggunakan amunisi aktif. Dalam skenario latihan tersebut, peluru dilaporkan melenceng dan mengenai tiga prajurit hingga menyebabkan luka fatal.
Ketiga korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, mereka dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang diderita.
Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan telah membuka investigasi mendesak untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Penyelidikan mencakup evaluasi terhadap prosedur keselamatan dalam latihan militer, khususnya yang melibatkan penggunaan amunisi aktif.
Pihak kementerian menegaskan bahwa insiden semacam ini tergolong jarang terjadi. Meski demikian, langkah-langkah pengamanan akan diperketat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Protokol latihan, terutama yang melibatkan amunisi aktif, akan ditinjau ulang,” demikian pernyataan otoritas terkait.
Pemerintah Jepang juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan.
Sumber: Voiceofemirates
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








