Akurat
Pemprov Sumsel

Apakah Iran Tetap Memberangkatkan Jemaah Haji di Tengah Perang Lawan AS?

Lufaefi | 22 April 2026, 17:16 WIB
Apakah Iran Tetap Memberangkatkan Jemaah Haji di Tengah Perang Lawan AS?
Ilustrasi; jemaah haji asal Iran

AKURAT.CO Pemerintah Iran memastikan tetap memberangkatkan jemaah haji tahun 2026 meski situasi geopolitik memanas akibat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Namun, skema keberangkatan tahun ini mengalami perubahan signifikan.

Wakil Menteri Haji dan Ziarah Iran, Akbar Rezaei, pada Selasa (21/4/2026) menyatakan gelombang pertama jemaah akan mulai tiba di Madinah pada 10 Dzulqa’dah. Keberangkatan dijadwalkan mulai 9 Mei melalui jalur darat.

Perubahan ini dilakukan karena kondisi keamanan yang tidak stabil sehingga rencana awal menggunakan jalur udara dibatalkan. Jemaah akan menempuh perjalanan darat melalui wilayah Irak dan masuk ke Arab Saudi lewat perbatasan Arar.

Baca Juga: Haji di Tengah Konflik Iran vs AS, Zulham Beberkan Nasib Pasokan Makanan Jemaah

Selain perubahan rute, kuota jemaah juga dipangkas drastis. Jika sebelumnya direncanakan mencapai sekitar 85 ribu orang, kini jumlahnya menjadi sekitar 30 ribu jemaah.

Ketua Organisasi Haji Iran, Alireza Rashidian, menyebut hingga kini sekitar 18.500 jemaah telah mendaftar dan kloter awal telah terisi penuh. Tahun ini, jemaah Iran akan diberangkatkan dalam ratusan rombongan secara bertahap.

Otoritas Iran juga memberlakukan pembatasan usia maksimal 70 tahun bagi calon jemaah. Kebijakan tersebut diambil karena perjalanan darat dinilai lebih berisiko bagi lansia, terutama dalam menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan yang memakan waktu sekitar satu hari.

Salah satu pimpinan rombongan haji, Morteza Bigzadeh, menegaskan bahwa keselamatan menjadi pertimbangan utama pembatasan tersebut. Pemerintah ingin memastikan ibadah dapat berlangsung aman dan bermartabat meski dalam situasi konflik.

Baca Juga: Ulama Khawatir dengan Keselamatan Jemaah Haji di Tengah Konflik Iran vs AS

Dengan langkah ini, Iran menunjukkan komitmennya untuk tetap melaksanakan ibadah haji bagi warganya, meski harus menyesuaikan kuota dan jalur perjalanan demi faktor keamanan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi