Viral, Pria Santai Makan Salad Saat Penembakan di Acara Makan Malam Trump

AKURAT.CO Seorang pria menjadi viral di media sosial setelah terekam kamera tetap tenang menyantap salad di tengah kepanikan usai insiden penembakan pada acara makan malam White House Correspondents’ Dinner yang dihadiri Presiden AS Donald Trump, Sabtu (25/4/2025).
Pria tersebut diidentifikasi oleh media Amerika Serikat sebagai agen Creative Artists Agency, Michael Glantz. Dalam tayangan siaran langsung CNN, Glantz terlihat tetap duduk dan makan dengan tenang saat para tamu lain bersembunyi di bawah meja.
Insiden bermula ketika pelaku yang diduga bernama Cole Tomas Allen nekat menerobos pos pemeriksaan keamanan dalam acara yang digelar di Washington Hilton, Washington DC. Allen, pria berusia 31 tahun yang disebut berprofesi sebagai guru dan pengembang gim asal California, dilaporkan membawa sejumlah senjata.
Pejabat setempat menyatakan Allen sempat menembakkan senapan ke arah seorang agen Secret Service sebelum akhirnya dilumpuhkan dan ditangkap petugas.
Situasi di lokasi langsung berubah kacau. Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama istrinya Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta sejumlah pejabat kabinet segera dievakuasi dari lokasi acara.
Aktris Cheryl Hines, yang hadir bersama suaminya Menteri Kesehatan AS Robert F Kennedy Jr, mengungkapkan kepanikan yang terjadi saat insiden berlangsung.
“Itu momen yang sangat kacau. Kami mendengar suara tembakan dan semua orang langsung berlindung di bawah meja. Tidak ada yang tahu apa yang sedang terjadi,” ujar Hines melalui unggahan Instagram.
Ia menambahkan bahwa tim pengamanan kemudian mengevakuasi mereka melalui jalur belakang. “Saya bahkan harus diangkat melewati kursi karena mengenakan gaun dan sepatu hak tinggi,” katanya.
Sementara itu, Glantz mengaku tidak terlalu panik karena merasa aman berkat kehadiran aparat keamanan dalam jumlah besar di lokasi. Ia juga menyebut momen tersebut sebagai kejadian yang jarang terjadi.
Menurut laporan TMZ, Glantz merupakan agen dari jurnalis CNN Wolf Blitzer. Blitzer sendiri mengaku berada sangat dekat dengan pelaku saat insiden terjadi di luar ruang ballroom.
“Situasinya menakutkan dan suara tembakannya sangat keras. Polisi langsung menjatuhkan pelaku dan juga melindungi saya,” ujar Blitzer kepada USA Today.
Rekaman lain dari lokasi menunjukkan sejumlah jurnalis mengambil botol anggur yang tertinggal di meja-meja yang ditinggalkan tamu.
Panitia akhirnya membatalkan acara makan malam tersebut, namun berjanji akan menjadwalkan ulang di waktu mendatang.
Melalui media sosial, Hines juga menyampaikan bahwa dirinya dalam kondisi aman serta berterima kasih atas dukungan publik.
“Terima kasih atas perhatian dan doa kalian. Kami baik-baik saja. Sekarang saya di rumah, memakai piyama sambil mengikuti berita seperti kalian,” tulisnya.
Insiden penembakan ini menambah daftar ancaman terhadap Presiden Trump, setelah sebelumnya tercatat tiga upaya pembunuhan terhadap dirinya, yakni satu di Pennsylvania pada 2024 dan dua lainnya di Florida.
Pada Minggu (waktu AS), Jaksa Agung sementara AS Todd Blanche menyatakan bahwa pelaku berpotensi dijerat dengan tuduhan percobaan pembunuhan terhadap presiden.
“Kami masih mendalami motifnya. Dari penyelidikan awal, pelaku tampaknya menargetkan anggota pemerintahan, meski belum ada rincian spesifik,” ujar Blanche.
Sumber: Thenewdaily
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







