Pasukan Israel Tembak Warga Palestina di Dekat Yerusalem, Pohon Zaitun Dicabut dan Lahan Pertanian Dirusak

AKURAT.CO Pasukan Israel dilaporkan menembak seorang warga Palestina di dekat tembok pemisah wilayah utara Yerusalem pada Minggu malam (26/4/2026). Di saat yang sama, aksi perusakan lahan pertanian dan pencabutan pohon zaitun terjadi di sejumlah wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan tim medis mereka di Ramallah menangani korban luka tembak di bagian kaki di dekat tembok pemisah, tepatnya di kota Al-Ram. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Insiden penembakan disebut kerap terjadi terhadap warga Palestina yang mencoba melintasi tembok pemisah untuk bekerja di Yerusalem maupun wilayah Israel.
Di wilayah Tepi Barat bagian tengah, para pemukim Israel dilaporkan mencabut ratusan pohon zaitun di kota Turmus Ayya, timur laut Ramallah. Warga setempat, Abdullah Awwad, mengatakan para pemukim datang menggunakan buldoser dan merusak lahan pertanian di sekitar rumahnya tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Menurut Awwad, sekitar 200 pohon zaitun dicabut dalam serangan terbaru, sementara 400 pohon lainnya dirusak pada malam sebelumnya. Banyak dari pohon tersebut telah berusia puluhan tahun. Ia juga menyebut saluran air ke rumahnya dicuri dan dialihkan ke pos permukiman ilegal terdekat.
“Serangan ini bertujuan memaksa warga Palestina meninggalkan rumah dan tanah mereka agar dapat diambil alih,” ujarnya.
Sementara itu, di wilayah Tepi Barat bagian utara, dua warga Palestina ditangkap dalam operasi militer Israel. Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan Bassem Younes ditangkap setelah pasukan Israel menggerebek rumahnya di kota Attil, utara Tulkarm. Penangkapan juga terjadi terhadap Mahmoud Shawahneh di Kafr Thulth, selatan Qalqilya.
Aksi perusakan juga terjadi di Khirbet Suruj, dekat kota Al-Yamoun, barat Jenin. Buldoser Israel meratakan lahan pertanian setelah warga menerima pemberitahuan rencana penyitaan lahan sekitar dua pekan sebelumnya.
Di wilayah Nablus, pasukan Israel juga merusak lahan di kota Burqa serta mencabut sejumlah pohon zaitun. Selain itu, pasukan dilaporkan memasuki kawasan Kolam Solomon yang terletak antara kota Al-Khader dan desa Artas, selatan Bethlehem.
Data dari Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok Palestina mencatat, sepanjang Maret terdapat 1.819 serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel dan pemukim. Dari jumlah tersebut, 1.322 serangan dilakukan oleh militer, sementara 497 lainnya oleh pemukim.
Sejak Oktober 2023, lebih dari 1.150 warga Palestina dilaporkan tewas dan ribuan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan pasukan Israel dan pemukim di wilayah Tepi Barat, berdasarkan data resmi Palestina.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








