Akurat Logo

Pejabat AS Ungkap Trump Tidak Senang Proposal Iran Tidak Membahas Program Nuklir

Fitra Iskandar | 28 April 2026, 08:50 WIB
Pejabat AS Ungkap Trump Tidak Senang Proposal Iran Tidak Membahas Program Nuklir
Presiden AS Donald Trump. Foto: AI Generated

AKURAT.CO Seorang pejabat Amerika Serikat mengungkapkan bahwa Presiden Donald Trump tidak puas dengan proposal terbaru dari Iran karena tidak menyentuh isu utama yakni program nuklir Teheran.

“Presiden tidak menyukai proposal itu,” kata pejabat tersebut, merujuk langsung pada sikap Trump terhadap tawaran Iran.

Proposal Dinilai Abaikan Isu Krusial

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump diketahui membahas proposal tersebut bersama para penasihat keamanan nasionalnya. Namun, perundingan antara kedua negara masih berada dalam kondisi buntu, sementara pasokan energi dari kawasan Timur Tengah terus terganggu.

Sumber dari pihak Iran menyebutkan bahwa proposal tersebut sengaja menunda pembahasan program nuklir hingga konflik berakhir dan persoalan jalur pelayaran di Teluk diselesaikan.

Namun, Washington bersikeras bahwa isu nuklir harus menjadi prioritas utama sejak awal perundingan.

Upaya Mediasi Masih Berjalan

Meski situasi memanas, sumber dari Pakistan menyatakan bahwa upaya menjembatani perbedaan antara kedua pihak masih terus dilakukan.

Islamabad menjadi salah satu lokasi penting dalam proses negosiasi tidak langsung antara AS dan Iran dalam beberapa waktu terakhir.

Kunjungan Diplomatik Dibatalkan

Harapan untuk kemajuan diplomasi semakin meredup setelah Trump membatalkan rencana kunjungan utusan khususnya, Steve Witkoff, serta menantunya Jared Kushner ke Islamabad akhir pekan lalu.

Pembatalan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa perundingan belum menemukan titik temu, terutama terkait isu strategis seperti nuklir dan keamanan jalur energi global.

Krisis Berlanjut

Dengan negosiasi yang masih stagnan dan ketegangan yang belum mereda, konflik AS-Iran berpotensi terus berdampak pada stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia.

Para analis menilai tanpa kompromi pada isu inti, terutama program nuklir Iran, peluang tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat semakin kecil.

Sumber: JP

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.