Netanyahu Belum Mau Perang Iran Berakhir, Tuntut Uranium Dipindahkan dari Teheran

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan perang melawan Iran belum bisa dianggap selesai meski upaya negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran sedang berlangsung.
Netanyahu menyebut Israel masih menuntut penghapusan ancaman nuklir Iran, termasuk pemindahan uranium yang telah diperkaya dari wilayah Teheran.
“Ini belum berakhir, karena masih ada material nuklir — uranium yang diperkaya — yang harus dikeluarkan dari Iran. Masih ada fasilitas pengayaan yang harus dibongkar,” kata Netanyahu dalam wawancara dengan media, Minggu (10/5/2026).
Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya tekanan internasional agar konflik Iran-Israel segera dihentikan. Namun, Netanyahu menilai masih ada pekerjaan besar yang belum selesai terkait kemampuan nuklir Iran.
Saat ditanya mengenai cara memindahkan uranium tersebut keluar dari Iran, Netanyahu menjawab singkat, “Anda masuk dan mengambilnya.”
Ia juga mengklaim kemampuan Iran telah banyak dilemahkan, termasuk jaringan proksi regional serta kapasitas produksi misil negara tersebut.
Baca Juga: Teheran Klaim Tembak Jatuh Drone Pengintai Musuh, Asal Drone Masih Misterius
“Kami telah banyak melemahkannya,” ujar Netanyahu.
“Tetapi semua itu masih ada, dan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan,” lanjutnya.
Menurut laporan pemantau internasional yang dikutip CBS, Iran diperkirakan masih memiliki sekitar 970 pon uranium dengan tingkat pengayaan mendekati level senjata nuklir.
Netanyahu mengatakan solusi terbaik adalah tercapainya kesepakatan yang memungkinkan uranium tersebut dipindahkan keluar dari Iran.
“Jika sebuah kesepakatan tercapai, itu akan menjadi cara terbaik,” katanya.
Meski demikian, Netanyahu menolak menjelaskan langkah Israel apabila Iran tidak menyetujui tuntutan tersebut.
“Saya tidak akan memberikan tenggat waktunya, tetapi saya akan mengatakan bahwa ini adalah misi yang sangat penting,” ujarnya.
Dalam wawancara yang sama, Netanyahu juga membantah adanya ketegangan antara Israel dan Amerika Serikat terkait pendekatan diplomatik Washington terhadap Iran.
Ia menegaskan komunikasi dengan Presiden AS Donald Trump tetap berjalan intensif demi menjaga koordinasi kedua negara.
Baca Juga: Kasus Judi Online di Jakbar, Polisi Usut Aliran Dana hingga Sponsor yang Datangkan 321 WNA
Pernyataan Netanyahu muncul bersamaan dengan kabar bahwa Iran telah memberikan respons terhadap proposal damai yang diajukan Amerika Serikat. Meski isi detail respons tersebut belum dipublikasikan, Teheran disebut ingin fokus pada upaya mengakhiri peperangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









