Akurat Logo

Netanyahu Telepon Trump di Tengah Respons Iran soal Proposal Gencatan Senjata AS

Fitra Iskandar | 11 Mei 2026, 09:32 WIB
Netanyahu Telepon Trump di Tengah Respons Iran soal Proposal Gencatan Senjata AS
Netanyahu Telepon Trump di Tengah Respons Iran soal Proposal Gencatan Senjata AS. Ilustrasi: AI Generated

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan berbicara langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Minggu malam (11/5/2026) di tengah meningkatnya tensi terkait proposal gencatan senjata terbaru antara Amerika Serikat dan Iran.

Menurut pejabat Israel dan sumber yang mengetahui percakapan tersebut, komunikasi dilakukan setelah Iran menyerahkan tanggapan resminya terhadap proposal perdamaian terbaru dari Washington.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Netanyahu meninggalkan sejenak pertemuan dengan para pemimpin komunitas Druze dan Circassian. Dalam video itu, Netanyahu mengatakan dirinya harus menerima panggilan telepon dari Trump.

Percakapan kedua pemimpin berlangsung saat Amerika Serikat terus mendorong upaya negosiasi untuk meredakan ketegangan dengan Teheran. Dalam wawancara program 60 Minutes CBS yang dijadwalkan tayang Minggu, Netanyahu menegaskan masih ada “pekerjaan yang harus diselesaikan” terkait Iran.

Netanyahu juga mengungkapkan bahwa Trump sepakat mengenai pentingnya menghilangkan cadangan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi milik Iran. Isu tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan keamanan dan proposal gencatan senjata yang tengah diupayakan Washington.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir terus meningkat, seiring intensifnya diplomasi dan ancaman militer terkait program nuklir Iran. Di saat yang sama, Pakistan juga dilaporkan mengusulkan patroli bersama di Selat Hormuz kepada Iran dan Amerika Serikat guna menjaga stabilitas jalur pelayaran strategis tersebut.

Sementara itu, konflik di kawasan lain juga terus memanas. Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel dan penembakan artileri berat di Lebanon selatan.

Sumber: APA

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.