Remaja Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat, Ketegangan Yerusalem Memanas

AKURAT.CO Seorang remaja Palestina dilaporkan tewas akibat tembakan pasukan militer Israel di wilayah Tepi Barat pada Jumat (15/5/2026). Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan menyusul perayaan Hari Yerusalem yang memicu kontroversi.
Otoritas kesehatan Palestina menyatakan korban merupakan seorang remaja yang ditembak dalam operasi militer Israel. Sementara itu, militer Israel mengklaim remaja tersebut melempar batu ke arah kendaraan Israel di kawasan tersebut.
Media Israel, Haaretz, melaporkan jasad korban hingga kini masih ditahan oleh pihak militer Israel.
Insiden ini terjadi sehari setelah puluhan ribu warga Israel turun ke jalan dalam perayaan Jerusalem Day atau Hari Yerusalem, yang memperingati pendudukan Israel atas Yerusalem Timur dalam perang tahun 1967.
Dalam pawai besar yang berlangsung di Yerusalem, sejumlah peserta terdengar meneriakkan slogan kontroversial seperti “Kematian bagi Arab”, memicu kecaman dari berbagai pihak dan memperburuk situasi keamanan di wilayah itu.
Di tengah memanasnya situasi, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich juga memicu perhatian internasional setelah menyerukan penghapusan batas antara Area A, B, dan C di Tepi Barat.
Menurut laporan The Times of Israel, Smotrich menyatakan sudah waktunya “mengaburkan batas” wilayah-wilayah tersebut yang dibentuk berdasarkan Kesepakatan Oslo pada 1990-an.
Dalam pembagian tersebut, Area C berada di bawah kendali penuh Israel, Area B berada di bawah administrasi sipil Palestina namun keamanan dikendalikan bersama Israel, sedangkan Area A berada di bawah kontrol penuh Otoritas Palestina.
Pernyataan Smotrich dinilai dapat memperkeruh hubungan Israel-Palestina dan memicu kekhawatiran baru terkait masa depan solusi dua negara yang selama ini didorong komunitas internasional.
Ketegangan di Tepi Barat dan Yerusalem terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir, seiring operasi militer Israel yang semakin intensif serta meningkatnya bentrokan antara warga Palestina dan pasukan keamanan Israel.
Sumber: Swedenherald
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







