Akurat Logo

Remaja Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat, Ketegangan Yerusalem Memanas

Fitra Iskandar | 15 Mei 2026, 17:33 WIB
Remaja Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat, Ketegangan Yerusalem Memanas
Remaja Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat, Ketegangan Yerusalem Memanas. Ilustrasi. Foto: Truthout

AKURAT.CO Seorang remaja Palestina dilaporkan tewas akibat tembakan pasukan militer Israel di wilayah Tepi Barat pada Jumat (15/5/2026). Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan menyusul perayaan Hari Yerusalem yang memicu kontroversi.

Otoritas kesehatan Palestina menyatakan korban merupakan seorang remaja yang ditembak dalam operasi militer Israel. Sementara itu, militer Israel mengklaim remaja tersebut melempar batu ke arah kendaraan Israel di kawasan tersebut.

Media Israel, Haaretz, melaporkan jasad korban hingga kini masih ditahan oleh pihak militer Israel.

Insiden ini terjadi sehari setelah puluhan ribu warga Israel turun ke jalan dalam perayaan Jerusalem Day atau Hari Yerusalem, yang memperingati pendudukan Israel atas Yerusalem Timur dalam perang tahun 1967.

Dalam pawai besar yang berlangsung di Yerusalem, sejumlah peserta terdengar meneriakkan slogan kontroversial seperti “Kematian bagi Arab”, memicu kecaman dari berbagai pihak dan memperburuk situasi keamanan di wilayah itu.

Di tengah memanasnya situasi, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich juga memicu perhatian internasional setelah menyerukan penghapusan batas antara Area A, B, dan C di Tepi Barat.

Menurut laporan The Times of Israel, Smotrich menyatakan sudah waktunya “mengaburkan batas” wilayah-wilayah tersebut yang dibentuk berdasarkan Kesepakatan Oslo pada 1990-an.

Dalam pembagian tersebut, Area C berada di bawah kendali penuh Israel, Area B berada di bawah administrasi sipil Palestina namun keamanan dikendalikan bersama Israel, sedangkan Area A berada di bawah kontrol penuh Otoritas Palestina.

Pernyataan Smotrich dinilai dapat memperkeruh hubungan Israel-Palestina dan memicu kekhawatiran baru terkait masa depan solusi dua negara yang selama ini didorong komunitas internasional.

Ketegangan di Tepi Barat dan Yerusalem terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir, seiring operasi militer Israel yang semakin intensif serta meningkatnya bentrokan antara warga Palestina dan pasukan keamanan Israel.

Sumber: Swedenherald

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.