Akurat Logo

Rubio: Kesepakatan AS-Iran bisa Tercapai 'Mungkin Hari Ini'

Fitra Iskandar | 25 Mei 2026, 13:12 WIB
Rubio: Kesepakatan AS-Iran bisa Tercapai 'Mungkin Hari Ini'
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Foto: Yeni Safak

AKURAT.CO Pemerintah Amerika Serikat memberi sinyal kuat bahwa kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Iran semakin dekat. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bahkan menyebut pengumuman resmi terkait perjanjian tersebut bisa terjadi “hari ini.”

Berbicara kepada wartawan saat kunjungan diplomatik di India pada Senin, Rubio mengatakan proses negosiasi masih berlangsung intensif.

“Pekerjaan masih berlangsung. Kami sempat berpikir mungkin ada kabar tadi malam, mungkin hari ini,” ujar Rubio.

Pernyataan itu langsung memicu perhatian dunia internasional karena menyangkut potensi berakhirnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang selama ini memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah.

Rubio mengungkapkan bahwa salah satu poin penting dalam proposal yang sedang dibahas adalah pembukaan kembali Strait of Hormuz, jalur pelayaran vital bagi distribusi minyak dunia.

Menurutnya, terdapat “proposal yang cukup solid” terkait upaya membuka kembali Selat Hormuz sekaligus memulai negosiasi serius dan terbatas waktu mengenai program nuklir Iran.

Ia juga menegaskan bahwa Presiden Donald Trump tidak akan menyetujui kesepakatan yang merugikan Amerika Serikat.

“Presiden Trump tidak akan membuat kesepakatan yang buruk,” kata Rubio.

Pemerintahan Trump, lanjutnya, masih memberi peluang penuh bagi jalur diplomasi sebelum mempertimbangkan opsi lain yang lebih keras.

Pernyataan Rubio muncul di tengah meningkatnya perhatian global terhadap konflik Iran dan dampaknya terhadap ekonomi dunia, terutama terkait ancaman gangguan pasokan energi internasional jika Selat Hormuz tetap terganggu.

Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur perdagangan minyak paling strategis di dunia. Ketegangan militer di kawasan tersebut sempat memicu kekhawatiran lonjakan harga minyak global dan krisis distribusi energi.

Jika kesepakatan benar-benar tercapai, langkah itu berpotensi menjadi terobosan besar diplomatik bagi pemerintahan Trump sekaligus membuka babak baru hubungan antara Washington dan Teheran setelah bertahun-tahun diliputi ketegangan terkait program nuklir Iran.

Sumber: Yeni Safak

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.