Akurat Logo

Trump Mendesak Iran untuk Menghentikan Serangan Israel dan Bernegosiasi, Target 8-10 Hari Akhiri Perang

Fitra Iskandar | 8 Juni 2026, 07:48 WIB

AKURAT.CO Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran meluncurkan sekitar 10 rudal balistik ke wilayah utara Israel pada Sabtu (7/6/2026). Ini adalah serangan pertama sejak gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat mulai berlaku pada April lalu.

Insiden tersebut menjadi ujian baru bagi proses negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang saat ini tengah berlangsung untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Teheran agar menghentikan serangan dan kembali fokus pada diplomasi.

“Kalian sudah menembakkan rudal. Sekarang hentikan, kembali ke meja perundingan, dan capai kesepakatan,” kata Trump dalam wawancara telepon dengan Fox News.

Trump mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan Iran masih bergerak ke arah positif dan peluang tercapainya kesepakatan tetap terbuka dalam beberapa hari ke depan.

Iran Serang Israel, Trump Minta Netanyahu Tidak Membalas

Militer Israel mengonfirmasi bahwa sekitar 10 rudal balistik ditembakkan Iran ke wilayah utara negara itu, memicu peringatan darurat dan penutupan sekolah di sejumlah daerah terdampak.

Serangan tersebut disebut sebagai respons atas serangan Israel terhadap wilayah pinggiran selatan Beirut, Lebanon, yang dikenal sebagai basis utama kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Dalam wawancara terpisah dengan Axios, Trump menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa akibat serangan rudal tersebut dan meminta Israel menahan diri.

“Saya berharap Israel tidak melakukan pembalasan,” ujar Trump.

Presiden AS itu bahkan menyatakan akan langsung menghubungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Jika Bibi membalas, konflik ini hanya akan terus berlanjut seperti yang terjadi selama puluhan tahun. Kita tidak membutuhkan serangan tambahan,” katanya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.