Pemerintahan Trump Tegaskan AS Akan Kejar Kesepakatan Nuklir dengan Iran, Masa Bodoh Israel Suka atau Tidak

AKURAT.CO Pemerintahan Presiden Donald Trump menegaskan akan terus mendorong tercapainya kesepakatan nuklir jangka panjang dengan Iran, terlepas dari sikap Israel terhadap upaya diplomatik tersebut. Pernyataan itu disampaikan Wakil Presiden AS JD Vance di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel di Timur Tengah.
Dalam wawancara dengan Fox News pada Senin, Vance mengatakan perkembangan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir telah membuka peluang bagi Washington untuk mencapai penyelesaian diplomatik terkait program nuklir Iran.
"Presiden meyakini, dan saya juga percaya, bahwa kini ada ruang yang cukup untuk mencapai penyelesaian jangka panjang mengenai kesepakatan nuklir Iran," ujar Vance.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat akan tetap melanjutkan negosiasi karena langkah tersebut dinilai sejalan dengan kepentingan nasional AS.
"Israel mungkin menyukai kesepakatan itu atau mungkin tidak. Namun pada akhirnya kami percaya ini adalah kepentingan terbaik bagi Amerika Serikat," katanya.
Ketegangan Iran-Israel Kembali Memanas
Pernyataan Vance muncul ketika situasi keamanan di Timur Tengah kembali memburuk. Ketegangan meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke Beirut meski gencatan senjata masih berlaku.
Sebagai respons, Iran meluncurkan rudal ke wilayah utara Israel. Serangan tersebut kemudian dibalas Israel dengan beberapa gelombang serangan udara terhadap target-target di Iran.
Teheran selanjutnya melancarkan serangan tambahan sebelum mengumumkan penghentian operasi militer pada Senin dini hari. Meski demikian, pejabat Iran memperingatkan bahwa serangan baru terhadap Lebanon dapat memicu respons yang lebih keras dari Teheran.
Perkembangan tersebut kembali menimbulkan kekhawatiran internasional mengenai potensi meluasnya konflik regional yang melibatkan sejumlah negara di Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








