Ben Gvir Lakukan Kunjungan Kontroversial ke Hebron, Ratusan Tentara Israel Dikerahkan

AKURAT.CO Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, melakukan kunjungan kontroversial ke kawasan Jaber di Kota Hebron, Tepi Barat bagian selatan yang diduduki Israel, pada Jumat (13/6/2026), di tengah penerapan jam malam ketat oleh militer Israel.
Menurut sumber lokal, Ben Gvir memasuki kawasan tersebut setelah pasukan Israel meningkatkan langkah-langkah keamanan di Kota Tua Hebron. Sejumlah akses masuk ke wilayah itu ditutup, sementara ratusan personel militer dikerahkan untuk mengamankan area selama kunjungan berlangsung.
Televisi Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel lebih dulu menggerebek sebuah rumah warga sebelum memberlakukan jam malam penuh di tiga kawasan, yakni Jaber, Salaymeh, dan Wadi al-Haseen.
Warga Palestina di wilayah tersebut dilaporkan dilarang bergerak bebas dan tidak diperkenankan keluar-masuk lingkungan yang menjadi sasaran operasi militer. Pembatasan ini semakin memperketat aktivitas masyarakat yang sudah lama hidup di bawah tekanan keamanan di Hebron.
Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan iring-iringan kendaraan Ben Gvir dikawal ketat oleh tentara Israel yang berpatroli di jalan-jalan kota. Rekaman tersebut menunjukkan tingginya tingkat pengamanan selama kunjungan pejabat sayap kanan Israel tersebut.
Baca Juga: Siapa Itamar Ben Gvir? Menteri Garis Keras Israel yang Viral usai Hina Aktivis Gaza
Hebron merupakan salah satu wilayah paling sensitif di Tepi Barat dan kerap menjadi lokasi operasi militer Israel. Kota ini sering mengalami penggerebekan rumah, penutupan akses jalan, serta pembatasan mobilitas warga Palestina, terutama di kawasan yang berdekatan dengan permukiman Israel.
Berdasarkan data internasional, sekitar 750.000 pemukim Israel saat ini tinggal di 141 permukiman dan 224 pos pemukiman di Tepi Barat, termasuk sekitar 250.000 orang di Yerusalem Timur yang diduduki. Komunitas internasional secara luas menganggap permukiman tersebut ilegal berdasarkan hukum internasional.
Situasi keamanan di Tepi Barat terus memburuk sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023. Data otoritas Palestina menyebutkan sedikitnya 1.169 warga Palestina tewas akibat tembakan militer Israel dan serangan pemukim. Selain itu, 12.666 orang mengalami luka-luka, sekitar 23.000 warga ditangkap, dan lebih dari 33.000 lainnya terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka.
Kunjungan Ben Gvir ke Hebron diperkirakan akan semakin memicu ketegangan di wilayah yang telah lama menjadi pusat konflik antara Palestina dan Israel.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








