Akurat Logo

Seniman Rusia Pengkritik Putin Tewas Ditembak di Polandia, Dua Warga Belarusia Ditangkap

Fitra Iskandar | 17 Juni 2026, 08:15 WIB
Seniman Rusia Pengkritik Putin Tewas Ditembak di Polandia, Dua Warga Belarusia Ditangkap
Robert Kuzovkov. Foto: Independent

AKURAT.CO Seorang seniman asal Rusia yang dikenal vokal mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin tewas ditembak di dekat rumahnya di Kota Biala Podlaska, Polandia timur. Kasus pembunuhan ini langsung menyita perhatian publik karena korban selama ini dikenal lewat karya-karya seni yang menentang kebijakan Kremlin.

Jaksa Polandia pada Selasa mengungkapkan bahwa korban berusia 44 tahun ditembak dari jarak dekat pada Senin pagi. Dua warga negara Belarusia berusia 37 dan 33 tahun telah ditangkap tidak lama setelah insiden tersebut, tepatnya di sekitar Konsulat Belarus.

Korban diidentifikasi oleh media Polandia sebagai Robert Kuzovkov. Namun, sesuai aturan privasi Polandia, jaksa hanya menyebutnya sebagai Robert K. Ia diketahui menggunakan nama samaran artistik Semyon Skrepetsky dalam karya-karyanya.

Kerap Sindir Putin dan Pejabat Rusia Lewat Karya Seni

Menurut pihak kejaksaan, Robert dikenal sebagai seniman yang secara terbuka mengkritik kebijakan pemerintah Rusia melalui lukisan dan karya visualnya.

Sejumlah karyanya menampilkan potret yang tidak menguntungkan bagi Putin, pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov, serta sejumlah pejabat tinggi Rusia lainnya. Salah satu lukisannya yang paling terkenal menggambarkan Putin berada dalam pelukan diktator Soviet Josef Stalin.

Aktivitas kritiknya juga terlihat di media sosial. Sehari sebelum penembakan, Robert mengunggah video di kanal YouTube pribadinya yang memperlihatkan dirinya membuang bendera Rusia ke tempat sampah saat berada di Berlin. Aksi tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Kedaulatan Rusia pada 12 Juni.

Ditembak Lima Kali di Dekat Rumah

Jaksa menjelaskan, peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 09.45 waktu setempat. Saat berada di dekat kediamannya, Robert dihampiri seorang pria tak dikenal.

Pelaku kemudian melepaskan dua tembakan ke arah korban. Setelah korban terjatuh, pelaku kembali menembakkan tiga peluru dari jarak dekat sebelum melarikan diri.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan korban meninggal di lokasi akibat luka tembak di bagian kepala, dada, dan punggung.

Motif Masih Diselidiki

Hingga kini, otoritas Polandia belum menyimpulkan siapa dalang di balik pembunuhan tersebut. Jaksa juga belum mengaitkan kasus itu dengan pemerintah Rusia.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.