11.000 Pelaut Terjebak di Teluk Akibat Perang AS-Iran, PBB Siapkan Evakuasi Besar-Besaran

AKURAT.CO Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui badan maritimnya, International Maritime Organization (IMO), mengumumkan rencana evakuasi lebih dari 11.000 pelaut yang masih terjebak di atas kapal-kapal mereka di kawasan Teluk menyusul dampak perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Operasi kemanusiaan berskala besar tersebut akan melibatkan kerja sama lintas negara untuk memastikan para awak kapal dapat meninggalkan wilayah yang terdampak konflik dengan aman.
Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, mengatakan proses evakuasi akan dilakukan melalui koordinasi erat dengan Iran, Oman, negara-negara pesisir lainnya di kawasan Teluk, Amerika Serikat, serta industri pelayaran internasional.
“Upaya besar ini akan dilaksanakan dalam kerja sama yang erat dengan Iran, Oman, seluruh negara pesisir di kawasan, Amerika Serikat, dan sektor pelayaran,” kata Dominguez dalam pernyataan resminya pada Selasa.
Menurutnya, IMO telah memperoleh jaminan keamanan dari pihak-pihak terkait dan menyelesaikan proses verifikasi menyeluruh untuk memastikan jalur pelayaran yang akan digunakan aman bagi kapal-kapal yang meninggalkan kawasan tersebut.
“Kami telah mendapatkan jaminan keamanan yang diperlukan dan melakukan verifikasi menyeluruh terkait prospek navigasi yang aman guna mendukung operasi ini,” tambahnya.
Sebagai bagian dari transparansi operasi, IMO akan menerbitkan laporan harian yang mencatat jumlah kapal yang berhasil keluar dari kawasan Teluk setiap hari.
Langkah evakuasi ini diumumkan setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan mengakhiri konflik yang selama beberapa waktu terakhir mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah.
Meski kesepakatan tersebut membawa harapan baru bagi perdamaian, ribuan pelaut internasional masih berada dalam situasi rentan setelah aktivitas pelayaran di sejumlah jalur strategis terganggu akibat meningkatnya ketegangan militer selama perang berlangsung.
Kawasan Teluk merupakan salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia. Gangguan terhadap lalu lintas kapal di wilayah ini selama konflik berlangsung sempat memicu kekhawatiran global terkait pasokan minyak, perdagangan internasional, dan keselamatan awak kapal.
Dengan dimulainya operasi evakuasi oleh IMO, komunitas maritim internasional berharap aktivitas pelayaran dapat kembali normal seiring meredanya ketegangan antara Washington dan Teheran.
Sumber: Swedenherald
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








