Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 214 Orang, Puluhan Ribu Warga Dilaporkan Hilang

AKURAT.CO Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Rabu (25/6/2026) waktu setempat, sedikitnya 214 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ribuan lainnya masih menjadi korban luka dan puluhan ribu warga belum diketahui keberadaannya.
Berdasarkan laporan Reuters, gempa kuat yang mengguncang wilayah barat Caracas pada 24 Juni menyebabkan kerusakan besar di sejumlah kota dan memicu operasi penyelamatan berskala nasional.
Lebih dari 1.500 Korban Luka, Ratusan Masih Tertimbun
Otoritas mencatat lebih dari 1.520 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka-luka yang diderita.
Selain itu, sedikitnya 200 orang dilaporkan masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan dan proses evakuasi terus berlangsung.
Sementara itu, sebuah situs pelacakan orang hilang secara daring mencatat lebih dari 46.000 orang masih berstatus hilang setelah gempa melanda.
Ratusan Bangunan Hancur, Ribuan Keluarga Kehilangan Rumah
Gempa juga mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur di berbagai wilayah, termasuk ibu kota Caracas dan Kota Morón.
Sekitar 250 bangunan dilaporkan runtuh, mengakibatkan sedikitnya 3.000 keluarga kehilangan tempat tinggal.
Wilayah La Guaira menjadi daerah yang mengalami dampak paling berat. Lebih dari 70.000 keluarga dilaporkan terdampak bencana tersebut.
Pemerintah Venezuela kemudian menetapkan La Guaira sebagai zona bencana karena besarnya tingkat kerusakan.
Pemerintah Tetapkan Status Darurat Nasional
Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, telah menetapkan status darurat nasional dan mengajukan permintaan bantuan penyelamatan kepada komunitas internasional.
Di sejumlah lokasi terdampak, warga dilaporkan melakukan pencarian korban secara manual menggunakan tangan kosong akibat minimnya peralatan penyelamatan.
Masyarakat juga mendesak bantuan darurat segera dikirim karena persediaan makanan dan perlengkapan medis mulai menipis.
Bantuan Internasional Mulai Berdatangan
Merespons situasi tersebut, sejumlah negara bersama organisasi internasional mulai mengirimkan bantuan kemanusiaan.
Amerika Serikat, Rusia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta Palang Merah mengerahkan tim penyelamat dan bantuan medis untuk mendukung operasi kemanusiaan di Venezuela.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mengumumkan paket bantuan darurat senilai USD150 juta untuk membantu penanganan dampak gempa.
Fasilitas Minyak dan Gas Tetap Beroperasi
Di tengah kerusakan yang meluas, Reuters melaporkan fasilitas utama minyak dan gas Venezuela tidak mengalami kerusakan signifikan.
Sebagian besar operasional sektor energi negara tersebut disebut masih berjalan normal meski wilayah lain masih berjuang menghadapi dampak bencana.
Proses pencarian korban masih terus dilakukan, sementara pemerintah memperkirakan jumlah korban jiwa maupun warga hilang masih dapat bertambah seiring berlanjutnya operasi penyelamatan di berbagai daerah terdampak.
Sumber: Asiatoday
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Poco X8 Pro Yellow Resmi di Indonesia: Intip Harga, Spesifikasi, dan Desain Kuning Ikoniknya!
- 2Link Live Streaming Portugal vs Uzbekistan Piala Dunia 2026, Nonton Resmi via MAXStream dan TVRI!
- 3Prediksi Skor Paraguay vs Australia 26 Juni 2026: Socceroos Selangkah Lagi ke 32 Besar, Paraguay Wajib Menang
- 4Jadwal Piala Dunia 24-25 Juni 2026 Lengkap dengan Jam Tayang
- 5Jadwal Piala Dunia Hari Ini 23 Juni 2026: Portugal Hingga Kroasia Main, Cek Jam Tayang Lengkap!
- 6AS Putuskan untuk Mengakhiri Otorisasi Operasi 'Tanpa Batasan' untuk Israel di Lebanon
- 7Prediksi Skor Republik Ceko vs Meksiko 25 Juni 2026: El Tricolor Favorit, Mampukah Narodak Ciptakan Kejutan?
- 8Moto3 Belanda: Puji Kehebatan Veda Ega Pratama di Brno, Hiroshi Aoyama Bidik Momentum di Assen
- 9Prabowo Kantongi Data Pemodal Demo, KSP: Informasi Akurat, Tunggu Langkah Hukumnya
- 10Modus Setoran Biro Jasa ke Imigrasi Bali, Berkas KITAS-KITAP Tidak Diklik jika Ogah Bayar




