Akurat Logo

Trump Yakin Elon Musk Akan Sumbangkan Saham SpaceX untuk Program Tabungan Anak AS

Fitra Iskandar | 3 Juli 2026, 21:31 WIB
Trump Yakin Elon Musk Akan Sumbangkan Saham SpaceX untuk Program Tabungan Anak AS

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku yakin miliarder teknologi Elon Musk akan menyumbangkan sebagian saham SpaceX ke program Trump Accounts, skema tabungan investasi yang disiapkan pemerintah bagi anak-anak Amerika.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan CNBC yang ditayangkan pada Kamis (7/8/2026), beberapa waktu setelah Musk mencatat sejarah sebagai orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan menembus USD 1 triliun menyusul kesuksesan penawaran saham perdana (IPO) SpaceX.

"Saya mengirimkan surat kepadanya untuk mengucapkan selamat," kata Trump saat ditanya mengenai hubungannya dengan Musk.

Ketika pewawancara menanyakan apakah Musk akan menyumbangkan saham SpaceX ke program Trump Accounts, Trump menjawab singkat, "Saya pikir dia akan melakukannya."

SpaceX Berpotensi Menjadi Donatur Terbesar

Hingga kini, Elon Musk belum memberikan tanggapan resmi mengenai pernyataan tersebut.

Meski harga saham SpaceX mengalami fluktuasi sejak melantai di bursa melalui IPO senilai USD 85 miliar bulan lalu, perusahaan antariksa itu masih menjadi salah satu perusahaan paling bernilai di dunia.

Apabila Musk benar-benar menyumbangkan sahamnya, SpaceX akan bergabung dengan sejumlah perusahaan besar yang telah lebih dulu mendukung program Trump Accounts.

Apa Itu Trump Accounts?

Trump Accounts merupakan program investasi yang dibentuk melalui undang-undang perpajakan dan belanja yang disahkan Partai Republik tahun lalu.

Melalui program tersebut, setiap anak warga negara Amerika Serikat yang lahir antara 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2028 akan memperoleh dana awal sebesar USD 1.000 dari Departemen Keuangan Amerika Serikat.

Dana itu akan diinvestasikan ke dalam reksa dana indeks saham berbiaya rendah dan nantinya berubah menjadi rekening investasi jangka panjang ketika pemiliknya menginjak usia 18 tahun.

Pemerintah berharap skema tersebut dapat membantu generasi muda membangun aset sejak lahir.

Sejumlah Perusahaan Besar Sudah Bergabung

Dalam wawancara tersebut, Trump juga memuji pendiri Dell Technologies, Michael Dell, yang menurutnya telah memberikan kontribusi senilai USD 6,25 miliar untuk mendukung program tersebut.

Selain Dell, perusahaan semikonduktor Micron juga disebut telah menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi.

Beberapa perusahaan besar lainnya, seperti Uber, Comcast, dan Wells Fargo, telah mengonfirmasi akan memberikan kontribusi bagi rekening anak-anak para karyawannya.

Sementara itu, BlackRock, Intel, dan JPMorgan Chase menyatakan akan mencocokkan setoran awal pemerintah sebesar USD 1.000 bagi anak-anak karyawan mereka.

Hubungan Trump dan Musk Disebut Masih Baik

Trump juga membantah hubungannya dengan Elon Musk memburuk.

Menurutnya, perselisihan yang sempat terjadi hanya merupakan "perbedaan kecil" terkait kebijakan pemerintah yang mengurangi subsidi dan berbagai insentif untuk kendaraan listrik.

Trump mengatakan Musk sebelumnya memberikan dukungan penuh terhadap kampanye presidennya dan tetap memiliki hubungan yang baik dengannya.

"Dia mendukung saya 100 persen. Dia menyukai saya dan saya rasa masih menyukai saya," ujar Trump.

Trump mengakui Musk tidak senang ketika pemerintah benar-benar memangkas berbagai subsidi kendaraan listrik sesuai janji kampanyenya.

"Saya bisa memahaminya, tetapi dia baik-baik saja sekarang," kata Trump.

Hingga berita ini ditulis, baik Elon Musk maupun SpaceX belum memberikan komentar resmi terkait kemungkinan donasi saham untuk program Trump Accounts.

Sumber: Businessinsider

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.