Akurat Logo

Israel Ancam Pemimpin Baru Iran: Akan Kami Gagalkan Jika Kembali Berniat Hancurkan Tel Aviv

Fitra Iskandar | 6 Juli 2026, 17:19 WIB
Israel Ancam Pemimpin Baru Iran: Akan Kami Gagalkan Jika Kembali Berniat Hancurkan Tel Aviv
Ali Khamenei. Foto: BBC/Reuters

AKURAT.CO Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, melontarkan peringatan keras kepada siapa pun yang akan memimpin Iran setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Katz menegaskan Israel tidak akan ragu mengambil tindakan jika muncul ancaman baru terhadap negaranya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika ribuan warga Iran memadati jalan-jalan di Teheran untuk mengikuti prosesi penghormatan kepada Khamenei, yang menurut laporan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Dalam wawancara dengan The Jerusalem Post, Katz menegaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan Iran kembali membangun kekuatan yang dapat mengancam keamanan negaranya.

"Pemimpin Iran mana pun yang kembali mendorong rencana untuk menghancurkan Israel juga akan kami gagalkan," ujar Katz.

Ia mengklaim operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel telah menghilangkan ancaman langsung terhadap Israel sekaligus memberikan pukulan besar terhadap kemampuan strategis Iran.

Menurut Katz, Israel tetap siap bertindak secara mandiri apabila sewaktu-waktu menghadapi ancaman baru.

"Israel siap mempertahankan diri sendiri kapan saja dan terhadap ancaman apa pun," tegasnya.

Ribuan Warga Iran Berkabung

Ucapan Katz muncul bertepatan dengan prosesi penghormatan besar-besaran di Teheran. Ribuan warga turun ke jalan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei, yang kematiannya menjadi salah satu peristiwa paling dramatis dalam konflik terbaru antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Sejumlah pejabat Israel menilai kematian Khamenei telah melemahkan kemampuan strategis Iran secara signifikan dan mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan Timur Tengah.

 Sumber: Yenisafak

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.