Akurat Logo

Iran akan Lanjutkan Pembicaraan dengan AS untuk Menunjukkan Itikad Baik kepada Dunia

Fitra Iskandar | 20 Juli 2026, 06:56 WIB
Iran akan Lanjutkan Pembicaraan dengan AS untuk Menunjukkan Itikad Baik kepada Dunia
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto: IST

AKURAT.CO Iran membuka peluang kembali melakukan perundingan dengan Amerika Serikat meski peluang mencapai kesepakatan dinilai sangat kecil. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan jalur diplomasi tetap harus ditempuh karena biayanya jauh lebih rendah dibandingkan konflik militer.

Dalam wawancara televisi pada Minggu, Araghchi menegaskan Tehran tidak boleh menutup pintu negosiasi dengan Washington. Bahkan, menurutnya, peluang keberhasilan yang hanya 10 persen tetap layak diperjuangkan.

“Negosiasi memiliki beberapa tujuan. Salah satunya adalah kemungkinan kami bisa mencapai tuntutan melalui jalur perundingan, dan kesempatan itu tidak boleh dilewatkan,” ujar Araghchi.

Menurutnya, perang selalu membawa risiko besar, baik secara ekonomi maupun politik. Karena itu, setiap negara akan memilih jalur diplomasi jika tujuan strategis masih memungkinkan dicapai tanpa harus menggunakan kekuatan militer.

“Perang memiliki biayanya sendiri. Jika sebuah negara bisa mencapai tujuannya melalui negosiasi, tentu itu menjadi jalan yang lebih aman dan lebih murah,” kata Araghchi.

Iran Ingin Tunjukkan Upaya Damai ke Dunia Internasional

Araghchi menyebut negosiasi dengan Amerika Serikat bukan hanya soal mencari kesepakatan, tetapi juga untuk menunjukkan posisi Iran kepada masyarakat internasional.

Ia mengatakan, meski perundingan nantinya tidak menghasilkan kesepakatan, Iran setidaknya dapat membuktikan bahwa mereka telah mencoba berbagai jalur damai sebelum konflik semakin membesar.

“Kami mungkin tidak mendapatkan hasil, tetapi setidaknya kami telah menunjukkan kepada pihak lawan, komunitas internasional, dan rakyat kami bahwa kami sudah mencoba semua jalan yang memungkinkan,” ujar Araghchi.

Sumber: Yenisafak

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.