Iran akan Lanjutkan Pembicaraan dengan AS untuk Menunjukkan Itikad Baik kepada Dunia

AKURAT.CO Iran membuka peluang kembali melakukan perundingan dengan Amerika Serikat meski peluang mencapai kesepakatan dinilai sangat kecil. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan jalur diplomasi tetap harus ditempuh karena biayanya jauh lebih rendah dibandingkan konflik militer.
Dalam wawancara televisi pada Minggu, Araghchi menegaskan Tehran tidak boleh menutup pintu negosiasi dengan Washington. Bahkan, menurutnya, peluang keberhasilan yang hanya 10 persen tetap layak diperjuangkan.
“Negosiasi memiliki beberapa tujuan. Salah satunya adalah kemungkinan kami bisa mencapai tuntutan melalui jalur perundingan, dan kesempatan itu tidak boleh dilewatkan,” ujar Araghchi.
Menurutnya, perang selalu membawa risiko besar, baik secara ekonomi maupun politik. Karena itu, setiap negara akan memilih jalur diplomasi jika tujuan strategis masih memungkinkan dicapai tanpa harus menggunakan kekuatan militer.
“Perang memiliki biayanya sendiri. Jika sebuah negara bisa mencapai tujuannya melalui negosiasi, tentu itu menjadi jalan yang lebih aman dan lebih murah,” kata Araghchi.
Iran Ingin Tunjukkan Upaya Damai ke Dunia Internasional
Araghchi menyebut negosiasi dengan Amerika Serikat bukan hanya soal mencari kesepakatan, tetapi juga untuk menunjukkan posisi Iran kepada masyarakat internasional.
Ia mengatakan, meski perundingan nantinya tidak menghasilkan kesepakatan, Iran setidaknya dapat membuktikan bahwa mereka telah mencoba berbagai jalur damai sebelum konflik semakin membesar.
“Kami mungkin tidak mendapatkan hasil, tetapi setidaknya kami telah menunjukkan kepada pihak lawan, komunitas internasional, dan rakyat kami bahwa kami sudah mencoba semua jalan yang memungkinkan,” ujar Araghchi.
Sumber: Yenisafak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







