Akurat Logo

Krisis Kebakaran Hutan di Eropa: 2 Helikopter Pemadam Bertabrakan di Yunani

Fitra Iskandar | 3 Agustus 2026, 08:09 WIB
Krisis Kebakaran Hutan di Eropa: 2 Helikopter Pemadam Bertabrakan di Yunani
Ilustrasi helikopter pemadam kebakaran hutan - Pixabay

AKURAT.CO Tragedi terjadi di tengah upaya pemadaman kebakaran hutan yang melanda Yunani. Dua helikopter pemadam kebakaran bertabrakan di udara saat menjalankan misi memadamkan kobaran api di wilayah barat Athena, Minggu (2/8/2026).

Kecelakaan tersebut menewaskan dua anggota kru dan menjadi simbol betapa berbahayanya krisis kebakaran hutan yang kini melanda sejumlah negara Eropa.

Insiden berlangsung ketika kedua helikopter jenis Bell beroperasi di kawasan Psatha, sebelah barat ibu kota Yunani. Salah satu helikopter jatuh setelah tabrakan, sementara dua kru lainnya berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.

Korban tewas diketahui merupakan seorang koordinator penerbangan asal Yunani dan seorang pilot asal Denmark. Sementara dua penyintas adalah warga negara Yunani dan Inggris.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tersebut.

"Kehilangan koordinator Yunani dan pilot Denmark saat mereka berupaya memadamkan kebakaran besar di Porto Germeno membuat kita semua berduka," ujar Mitsotakis dalam pernyataan resminya.

Angin Kencang Perparah Kebakaran di Yunani

Kebakaran hutan yang melanda wilayah barat Athena dipicu angin kencang yang membuat kobaran api menyebar semakin cepat menuju kawasan permukiman dan distrik industri.

Kondisi cuaca ekstrem bahkan menghambat operasi udara karena gelombang tinggi dan angin kencang menyulitkan helikopter mengambil air dari laut.

Pemerintah Yunani kembali memerintahkan evakuasi warga dari sejumlah desa, termasuk Kandili, Agia Skepi, dan Toutouli. Wilayah pesisir Porto Germeno menjadi salah satu kawasan yang paling dikhawatirkan karena berada tepat di jalur penyebaran api.

Kebakaran bermula pada Jumat (31/7) di dekat Agios Vasileios sebelum merambat ke Porto Germeno dan pegunungan berhutan di sebelah barat Athena.

Selama dua hari terakhir, sedikitnya 266 orang dievakuasi melalui jalur laut setelah akses jalan darat tertutup asap dan kobaran api.

Meteorolog kebakaran hutan Theodore Giannaros memperkirakan luas area yang terbakar mencapai 40 hingga 50 kilometer persegi, meski pemerintah belum mengeluarkan angka resmi.

Yunani Dilanda Sejumlah Kebakaran Besar

Selain di dekat Athena, kebakaran juga mengancam Pulau Kefalonia sehingga memaksa warga sejumlah desa dievakuasi. Sementara itu, petugas pemadam juga masih berjuang mengendalikan kebakaran lain di wilayah Nea Tenedos, Semenanjung Halkidiki.

Pekan sebelumnya, dua petugas pemadam kebakaran tewas saat bertugas di Pulau Kreta, sementara seorang lainnya meninggal dalam operasi pemadaman di Peloponnese.

Seorang petani lokal, Minas Tzortzanis, menggambarkan kehancuran yang ditinggalkan kobaran api.

"Hutan yang dulu seperti surga kini habis dilalap api. Tidak ada kata-kata yang mampu menggambarkan kehancuran ini," ujarnya.

Prancis Masih Berjuang Melawan Megakebakaran

Di Prancis, kebakaran hutan terbesar tahun ini masih belum benar-benar padam meski laju api berhasil dihentikan.

Kebakaran raksasa di wilayah Gironde telah menghanguskan sekitar 420 kilometer persegi hutan hanya dalam waktu 10 hari. Otoritas menyatakan api telah "terkendali", namun titik-titik panas masih terus menyala di dalam perimeter kebakaran.

Bencana tersebut memicu evakuasi sekitar 224.000 orang, yang disebut sebagai salah satu evakuasi sipil terbesar di Prancis di luar masa perang.

Sekitar 3.000 petugas pemadam kebakaran masih dikerahkan untuk mengawasi area terdampak dan mencegah api kembali membesar.

Di wilayah Var, Prancis tenggara, hampir 1.500 petugas juga masih berupaya mengendalikan kebakaran lain yang telah menghanguskan sekitar 18 kilometer persegi lahan.

Sebanyak 2.500 warga harus meninggalkan rumah mereka akibat ancaman kobaran api.

Spanyol Mulai Kendalikan Kebakaran

Sementara itu, kondisi di Spanyol mulai menunjukkan perbaikan.

Kebakaran besar yang sebelumnya menewaskan sedikitnya 13 orang dan memicu status darurat nasional kini dilaporkan tidak lagi meluas.

Di Provinsi Zamora, dekat perbatasan Portugal, puluhan unit darat dan udara masih berjaga untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api di kawasan Arribes del Duero.

Sebagian besar warga yang sebelumnya dievakuasi telah diizinkan kembali ke rumah masing-masing.

Perubahan Iklim Disebut Memperparah Krisis Kebakaran

Gelombang kebakaran yang melanda Yunani, Prancis, dan Spanyol kembali menyoroti meningkatnya ancaman kebakaran hutan di Eropa.

Badan Lingkungan Eropa mencatat lebih dari 10.000 kilometer persegi wilayah terbakar sepanjang 2025, menjadikannya tahun terburuk dalam sejarah pencatatan modern.

Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa juga menyebut Eropa sebagai benua yang mengalami pemanasan tercepat di dunia, dengan kenaikan suhu lebih dari dua kali rata-rata global sejak 1980-an.

Para ilmuwan dari World Weather Attribution menyimpulkan bahwa perubahan iklim akibat aktivitas manusia membuat kondisi cuaca ekstrem yang memicu kebakaran besar di Prancis setidaknya dua kali lebih mungkin terjadi dibandingkan tanpa pemanasan global.

Sumber: AP

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.