Nepal Buka Jalan Legalisasi Ganja, Provinsi Gandaki Izinkan Budidaya untuk Medis dan Industri

AKURAT.CO Nepal membuat perubahan besar dalam kebijakan ganja. Provinsi Gandaki kini membuka jalan bagi budidaya ganja untuk keperluan medis dan industri, meski aturan nasional Nepal masih melarang budidaya, kepemilikan, dan penggunaan ganja secara umum.
Kebijakan tersebut menjadikan Gandaki sebagai provinsi pertama di Nepal yang memiliki kerangka hukum khusus untuk budidaya ganja. Aturan itu mulai berlaku setelah mendapat pengesahan dari Kepala Provinsi Gandaki pada awal Agustus 2026.
Namun, kebijakan tersebut bukan berarti ganja dilegalkan secara bebas. Petani yang ingin membudidayakan ganja harus memperoleh izin dari pemerintah provinsi dan menjalankan kegiatan budidaya di bawah pengawasan ketat.
Ganja Hanya untuk Medis dan Industri
Undang-undang baru Gandaki mengatur budidaya ganja secara terbatas untuk menghasilkan produk medis dan industri.
Budidaya tidak dapat dilakukan sembarangan. Pemerintah provinsi akan menentukan wilayah yang dapat digunakan untuk menanam ganja, sementara pemegang izin wajib mengikuti ketentuan dan pengawasan yang ditetapkan pemerintah.
Langkah tersebut sebelumnya telah disetujui secara bulat oleh anggota parlemen Provinsi Gandaki. Dukungan datang dari anggota koalisi pemerintah maupun oposisi, menunjukkan adanya dukungan lintas partai terhadap kebijakan tersebut.
Dengan demikian, kebijakan Gandaki lebih tepat disebut sebagai legalisasi budidaya ganja yang diatur secara ketat, bukan legalisasi penggunaan ganja untuk rekreasi.
Bertentangan dengan Larangan Nasional Nepal
Kebijakan Gandaki menjadi perhatian karena aturan tersebut berjalan di tengah larangan ganja pada tingkat nasional.
Nepal selama ini melarang budidaya, kepemilikan, dan distribusi ganja. Berdasarkan aturan nasional, kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi dapat dikenai hukuman penjara, sementara pelanggaran terkait penjualan atau distribusi dapat berujung pada hukuman yang jauh lebih berat.
Karena itu, regulasi baru Gandaki menjadi langkah penting dalam perdebatan mengenai apakah Nepal perlu mengubah pendekatan terhadap ganja.
Provinsi tersebut kini mencoba menempatkan ganja dalam kerangka regulasi, khususnya untuk kepentingan medis dan industri, daripada semata-mata memperlakukannya sebagai narkotika yang harus dilarang.
Gandaki Punya Sejarah Panjang dengan Ganja
Perubahan kebijakan ini juga memiliki latar belakang sejarah.
Ganja telah lama menjadi bagian dari kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat Nepal. Tanaman tersebut tumbuh secara alami di sejumlah wilayah Himalaya dan secara historis digunakan dalam berbagai praktik tradisional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




