Akurat Logo

Trump Diam-Diam Dipindahkan dari Air Force One, Operasi Rahasia Picu Kekhawatiran Ancaman Iran

Fitra Iskandar | 11 Agustus 2026, 17:34 WIB
Trump Diam-Diam Dipindahkan dari Air Force One, Operasi Rahasia Picu Kekhawatiran Ancaman Iran
Air Force One - Unsplash

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan diam-diam dipindahkan dari pesawat kepresidenan Air Force One ke pesawat yang lebih kecil menggunakan truk katering bandara dalam sebuah operasi keamanan yang dirahasiakan.

Menurut laporan The Washington Post, Trump dipindahkan hanya beberapa menit setelah berada di pesawat tersebut. Ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pangkalan Udara Mildenhall di Inggris menggunakan pesawat Air Force C-32A.

Trump dan sejumlah ajudannya disebut meninggalkan pesawat menggunakan truk katering yang biasanya digunakan untuk mengangkut makanan dan perlengkapan. Truk tersebut diangkat menggunakan sistem hidrolik dan ditempatkan di salah satu pintu pesawat yang berada di sisi berlawanan dari pintu utama Air Force One.

Langkah tersebut dilakukan agar Trump dapat keluar dari pesawat tanpa terlihat oleh orang-orang yang tidak terlibat dalam operasi.

Para wartawan yang meyakini mereka sedang melakukan perjalanan bersama Trump juga disebut diminta menutup tirai jendela sebelum pesawat lepas landas.

Trump Kembali Naik Air Force One Tanpa Diketahui Wartawan

Setibanya di Mildenhall, sejumlah fotografer berhasil mengabadikan Trump ketika turun dari pesawat kepresidenan.

Momen tersebut mengindikasikan bahwa Trump kemungkinan telah kembali menaiki Air Force One tanpa diketahui wartawan yang sebelumnya bepergian bersamanya.

Setelah singgah sebentar di pangkalan tersebut, Trump kemudian menaiki Air Force One yang baru untuk melanjutkan penerbangan menuju Washington.

Dalam percakapan dengan wartawan di dalam pesawat, Trump ditanya apakah terdapat ancaman yang kredibel terhadap Air Force One dari Iran.

"Saya selalu mendapat ancaman. Saya adalah nomor satu dalam daftar mereka sebelum Anda," jawab Trump.

Ia kemudian berkata kepada wartawan yang ikut dalam perjalanan tersebut, "Tetapi jika saya pergi, Anda juga pergi."

Gedung Putih Tak Jawab Langsung Laporan Operasi Rahasia

Gedung Putih tidak secara langsung menjawab pertanyaan mengenai laporan operasi rahasia yang melibatkan pesawat ketiga ataupun dugaan upaya membuat wartawan mengira Trump masih berada di Air Force One yang lama.

Direktur komunikasi Gedung Putih Steven Cheung mengatakan terdapat banyak musuh Amerika Serikat yang mengincar Trump dan pemerintah menggunakan seluruh sarana yang tersedia untuk menghadapi ancaman tersebut.

Dinas Rahasia Amerika Serikat (Secret Service) menolak memberikan komentar, sementara Angkatan Udara AS mengarahkan pertanyaan mengenai laporan tersebut kepada Gedung Putih.

Keamanan Pesawat Qatar yang Diberikan kepada AS Jadi Sorotan

Pertanyaan mengenai keamanan pesawat yang diberikan Qatar kepada Amerika Serikat sebenarnya telah muncul sebelumnya.

Ketika Trump berada di Turki, militer AS melancarkan serangkaian serangan besar terhadap Iran sebagai respons terhadap serangan terhadap kapal-kapal dagang di kawasan tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.