AS Siapkan Sanksi Belum Pernah Terjadi terhadap Iran, Blokade Selat Hormuz Berlanjut

AKURAT.CO Amerika Serikat bersiap menerapkan langkah ekonomi yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Washington akan mengumumkan kebijakan baru tersebut dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya memperketat tekanan ekonomi terhadap Teheran.
Bessent mengatakan langkah tersebut akan menjadi bagian dari strategi isolasi ekonomi terhadap Iran dengan skala yang belum pernah diterapkan terhadap negara lain.
“Perhatikan perkembangan ini karena akan ada lebih banyak pengumuman pekan depan,” kata Bessent dalam wawancara dengan program Rob Schmitt Tonight di Newsmax, Kamis.
Ia mengatakan Amerika Serikat akan menerapkan kombinasi tekanan ekonomi yang disebutnya belum pernah terlihat dalam sejarah isolasi ekonomi terhadap suatu negara.
AS Perketat Tekanan Ekonomi terhadap Iran
Menurut Bessent, kebijakan baru tersebut akan berjalan bersamaan dengan apa yang disebutnya sebagai kelanjutan blokade di Selat Hormuz.
“Ini akan menjadi kombinasi isolasi ekonomi seperti yang belum pernah dilihat dunia sebelumnya, serta kelanjutan blokade di Selat Hormuz,” ujar Bessent.
Ia mengatakan langkah tersebut bertujuan membatasi aktivitas ekonomi Iran, termasuk pergerakan barang dan komoditas melalui pelabuhan-pelabuhan Iran.
Selat Hormuz menjadi salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia karena menjadi rute penting bagi pengiriman minyak dan gas dari kawasan Teluk.
Setiap gangguan terhadap jalur tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap pasokan energi dan harga minyak dunia.
JD Vance Sebut Harga Energi Jadi Prioritas AS
Pernyataan Bessent muncul tidak lama setelah Wakil Presiden AS JD Vance menjelaskan prioritas pemerintahan Washington dalam menghadapi Iran.
Dalam wawancara dengan Fox News, Vance mengatakan tujuan utama pemerintah AS adalah menjaga harga minyak dan gas tetap terjangkau bagi masyarakat Amerika.
Prioritas kedua, menurut Vance, adalah memastikan Iran tidak pernah memperoleh senjata nuklir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





