Rusia Serang Kereta dan SPBU Dekat Perbatasan Polandia, Ukraina: Teror Putin Mengetuk Pintu NATO

AKURAT.CO Pasukan Rusia melancarkan serangkaian serangan drone terhadap fasilitas sipil dan infrastruktur kereta api di Ukraina bagian barat. Salah satu yang diserang termasuk sebuah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) dan kereta api yang berada hanya beberapa kilometer dari perbatasan Ukraina-Polandia.
Serangan terjadi di sekitar penyeberangan perbatasan Yahodyn, salah satu jalur utama yang menghubungkan Ukraina dengan Polandia.
Media Ukraina melaporkan kebakaran besar terjadi di sebuah SPBU setelah serangan drone. Sejumlah truk yang terparkir di sekitar lokasi turut terbakar.
Menurut laporan Suspilne, dua pengemudi mengalami luka-luka. Sebuah bangunan supermarket di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Lokomotif Kereta Penumpang Jadi Sasaran
Selain SPBU, pasukan Rusia juga menyerang sebuah lokomotif kereta penumpang sekitar dua kilometer dari perbatasan Polandia.
Ukrainian Railways mengatakan awak kereta telah menerima peringatan mengenai kemungkinan serangan. Peringatan tersebut memungkinkan kru mengambil langkah untuk menghindari jatuhnya korban.
Kepala Ukrainian Railways Oleksandr Pertsovskyi mengatakan serangan terhadap infrastruktur perkeretaapian Ukraina telah berlangsung selama dua hari berturut-turut.
Menurutnya, sasaran serangan mencakup depo, stasiun dan rangkaian kereta.
Serangan tersebut juga mengganggu perjalanan kereta api di berbagai wilayah Ukraina.
Kereta rute Konotop-Zhmerynka dilaporkan mengalami keterlambatan lebih dari 18 jam. Sejumlah layanan kereta lainnya terlambat sekitar sembilan hingga 10 jam, sementara banyak perjalanan lain mengalami keterlambatan antara dua hingga enam jam.
Ukraina Sebut Serangan Dekat Polandia sebagai Ancaman bagi NATO
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengecam serangan Rusia yang terjadi di dekat perbatasan Polandia.
Sybiha menggambarkan serangan tersebut sebagai bagian dari “teror Putin” yang secara langsung mendekati wilayah Uni Eropa (UE) dan NATO.
“Ini adalah teror Putin yang ‘mengetuk’ langsung pintu UE dan NATO,” kata Sybiha.
Ia memperingatkan negara-negara Eropa agar tidak mengabaikan serangan Rusia yang semakin dekat dengan wilayah perbatasan negara anggota UE dan NATO.
“Para barbar Rusia sudah berada di gerbang Anda, mitra-mitra terkasih,” ujar Sybiha.
Sybiha juga menyerukan penggunaan sanksi secara maksimal terhadap Rusia, termasuk embargo perdagangan total dan larangan penuh terhadap warga Rusia memasuki negara-negara Eropa.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengakui telah melakukan serangan di wilayah barat Ukraina.
Moskow mengatakan serangan tersebut menyasar fasilitas infrastruktur perkeretaapian yang digunakan untuk mendukung pengiriman kargo militer dari negara-negara Eropa.
Sumber: Meduza
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







