Ini Dia Menu Makanan Khas Perayaan Tahun Baru Di Beberapa Negara

AKURAT.CO - Setiap tahun, perayaan tahun baru di berbagai negara di seluruh dunia disambut dengan meriah dan penuh kegembiraan.
Selain kembang api dan pertunjukan hiburan, makanan khas menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.
Di Indonesia banyak makanan khas yang biasaynga dihidangkan pada perayaan tahun baru, seperti ayam atau ikan bakar, jagung bakar, martabak, dan menu lainnya yang memang cocok untuk mengiringi malam tahun baru.
Lalu, bagaimana dengan negara lain, menu apa saja yang dihidangkan dan menjadi andalan saat perayaan tahun baru?
Baca Juga: Kenalin d'BestO, Brand Lokal Ritel Makanan Cepat Saji Yang Turut Bantu Palestina
Menu Makanan Khas Tahun Baru
Osechi Ryori - Jepang
Di Jepang, Osechi Ryori adalah hidangan tradisional tahun baru yang sangat dihormati. Terdiri dari berbagai hidangan yang disusun dalam kotak bento khusus, Osechi Ryori melambangkan harapan untuk kesuksesan, kebahagiaan, dan kesehatan sepanjang tahun.
Beberapa hidangan khasnya termasuk kuromame (kacang hitam yang dimasak dengan gula dan shoyu) dan kazunoko (telur ikan herring).
Oliebollen – Belanda
Olienollen adalah hidangan khas Belanda yang sering disajikan selama musim perayaan Natal dan tahun baru.
Hidangan ini berupa bola adonan goreng, biasanya berisi potongan buah kering seperti kismis atau potongan apel. Oliebollen umumnya diberi taburan gula bubuk dan seringkali dihidangkan selagi masih hangat.
Glücksschwein – Jerman
Glücksschwein adalah istilah Jerman yang secara harfiah berarti babi keberuntungan. Ini merujuk pada tradisi memiliki patung atau bentuk babi sebagai symbol keberuntungan dalam budaya Jerman.
Pada malam tahun baru di Jerman, kalian akan menemui hidangan seperti Eisbein (paha babi panggang), sausages (sosis), atau sauerkraut (kubis fermentasi).
Daging babi dan produk-produk babi lainnya sering kali menjadi bagian dari hidangan perayaan tahun baru di Jerman.
Baca Juga: 7 Makanan Khas Bima NTB, Sudah Pernah Coba?
Black eyed peas – Amerika Serikat
Black-eyed peas, atau kacang mata hitam, adalah jenis kacang yang sering kali dihubungkan dengan tradisi tahun baru di Amerika Serikat, terutama di wilayah Selatan.
Dalam budaya Amerika Serikat, terdapat keyakinan bahwa menyantap black-eyed peas pada malam tahun baru, dapat membawa keberuntungan dan keberlimpahan ke dalam tahun yang baru.
Tteokguk – Korea
Tteokguk adalah hidangan Korea yang terbuat dari tteok, atau kue beras. Hidangan ini merupakan bagian penting dari perayaan Seollal, atau Tahun baru Imlek Korea.
Seollal biasanya dirayakan selama tiga hari, dan Tteokguk menjadi hidangan utama yang disajikan pada hari pertama Seollal.
Tteokguk terdiri dari irisan tipis tteok yang dimasak dalam sup kaldu daging sapi atau ayam. Tteok yang digunakan dalam hidangan ini memiliki bentuk dan ukuran yang melambangkan bertambahnya usia.
Dengan menyantap Tteokguk, orang Korea berharap untuk menjadi satu tahun lebih tua dan mendapatkan keberuntungan di tahun yang baru.
Hoppin’ John – Amerika Serikat
Selain Blakc Eyes Peas, di Amerika Serikat, terutama di bagian Selatan, Hoppin' John adalah hidangan yang populer pada malam tahun baru.
Hidangan ini terdiri dari kacang hitam, beras, dan daging asap, yang dianggap membawa keberuntungan dan keberlimpahan di tahun yang baru.
Vasilopita – Yunani
Di Yunani, Vasilopita adalah roti manis khas tahun baru yang umumnya dihidangkan pada malam pergantian tahun.
Roti ini mengandung koin yang disembunyikan di dalamnya. Orang yang menemukan koin di bagian roti yang mereka makan dipercaya akan mendapatkan keberuntungan sepanjang tahun.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









