Apakah Frisian Flag Produk Israel? Ini Sejarah Susu Bendera di Indonesia

AKURAT.CO – Semenjak agresi Israel atas Jalur Gaza di Palestina yang tak seimbang marak seruan boikot terhadap produk yang diduga pro Israel termasuk timbul pertanyaan Apakah Frisian Flag Produk Israel.
Pertanyaan Apakah Frisian Flag Produk Israel perlu ditelusuri lebih dalam, karena tidak semua produk susu mendukung penjajahan Israel atas Palestina.
Terlebih Frisian Flag yang dikenal di Indonesia dengan nama Susu Bendera sudah lama di Indonesia sehingga pertanyaan Apakah Frisian Flag Produk Israel patut diperhatikan dengan seksama.
Baca Juga: Apakah SGM Produk Pro Israel? Ini Sejarah Susu Formula Asal Indonesia Milik Danone Tersebut
Frisian Flag, yang lebih dikenal dengan merek Susu Bendera, bukanlah produk lokal, melainkan merupakan produk asal Belanda yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 1922.
Merek ini memegang status legendaris dalam masyarakat dan awalnya dikenal dengan nama Friesche Vlag, yang diimpor dari Cooperative Condensfabriek Friesland, Belanda.
Sejak kedatangannya, Frisian Flag telah menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga Indonesia selama 101 tahun.
Menurut informasi dari laman resmi frisianflag.com, perusahaan ini awalnya bernama Cooperative Condensfabriek Friesland dan kemudian berganti nama menjadi Royal FrieslandCampina.
Baca Juga: Susu Formula Babelac Produk Mana? Fatwa MUI Haram Beli Produk Pro Israel
Mereka memproduksi berbagai varian susu Frisian Flag dengan mengklaim penerapan standar produk yang ketat sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Beberapa varian yang dihasilkan meliputi kental manis, susu cair siap minum, susu formula ibu hamil, susu formula anak-anak, dan susu formula balita.
Meskipun ada informasi di media sosial yang menyebutkan beberapa merek susu dan produk kental manis yang tidak berafiliasi dengan Israel, seperti Frisian Flag, Vidoran Xmart dan Vidoran Ibunda dari PT Tempo Scan, serta Morinaga ChilMil dari PT Kalbe Morinaga, keputusan untuk menggunakan atau menghentikan pemakaian suatu produk tetap menjadi hak masing-masing individu.
Disarankan untuk mempertimbangkan dengan baik kelebihan, kekurangan, dan alternatif produk pengganti agar dapat membuat keputusan yang tepat sesuai dengan preferensi dan nilai pribadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








