Akurat
Pemprov Sumsel

Bukan Makanan Tradisional! Ini 5 Fakta Menarik Onde-onde yang Menjadi Jajanan Favorit Ternyata Berasal dari China

Iim Halimatus Sadiyah | 22 Desember 2023, 23:26 WIB
Bukan Makanan Tradisional! Ini 5 Fakta Menarik Onde-onde yang Menjadi Jajanan Favorit Ternyata Berasal dari China

AKURAT.CO Onde-onde yang menjadi salah satu menu jajanan favorit di Indonesia, ternyata jajanan tradisional tersebut berasal dari China.

Sejumlah fakta menarik onde-onde yang telah menarik perhatian, yaitu karena bentuknya unik yang bulat dengan isian kacang hijau, serta bagian permukaan luarnya yang ditaburi biji wijen.

Sementara makanan onde-onde yang viral ini memiliki rasa yang gurih, asin, serta renyah saat digigit dan rasa manis dari kacang hijau.

Baca Juga: 5 Ritual Adat Minang Ditampilkan Dalam Film Onde Mande, Masih Bertahan Hingga Saat ini

Mengutip berbagai sumber, Jumat (22/12/2023), berikut ini beberapa fakta menarik mengenai onde-onde yang disebut bukan asli Indonesia, melain dari China.

Fakta Menarik Onde-onde

1. Makanan asli dari China

Siapa sangka, ternyata onde-onde bukanlah makanan tradisional Indonesia. Melainkan di tahun 1045–256 SM, jajanan berbentuk bulat berisi biji wijen ini dibuat di China.

Onde-onde awalnya dibuat dengan sengaja untuk disajikan kepada tukang kayu dan tukang batu yang membangun istana kekaisaran. 

Masyarakat China sendiri menganggap onde-onde sebagai simbol keselamatan dan kebersamaan.

Uniknya lagi, orang-orang di China menyebut jajanan ini dengan berbagai nama. Seorang sastrawan bernama Wang Fanzhi menulis bahwa onde-onde adalah makanan istimewa di Istana kekaisaran Chang'an, seperti yang terjadi di Dinasti Tang.

2. Dibawa pedagang China ke Indonesia

Onde-onde tiba di Indonesia dari China sebagai jajanan tradisional yang berasal dari Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. 

Baca Juga: Catat, Makanan Ini Makruh Dimakan Saat Akan Sholat

Sebelum menjadi makanan tradisional yang dibuat ulang khas daerah, ternyata onde-onde dibawa oleh pedagang China pertama kali ke Indonesia.

Berawal seorang laksamana bernama Cheng Ho dari Dinasti Ming, tahun 1.300 dan 1.500 M, memiliki armada yang sangat besar. 

Dia dan kapal-kapalnya sering mendarat di pesisir utara Jawa, tepatnya di wilayah Majapahit. Orang-orang China saat itu menjual apa saja yang berasal dari negara mereka. 

Salah satunya adalah onde-onde, yang ternyata disukai juga oleh masyarakat Indonesia sehingga mereka memodifikasi makanan tersebut.

3. Aslinya tidak berisi kacang hijau

Sebagian besar onde-onde yang dibuat di Indonesia memiliki isian yang khas yaitu kacang hijau dan biasanya direbus terlebih dahulu.

Setelah kacang hijau direbus, kemudian ditumbuk dengan gula pasir. Namun sebenarnya isian onde-onde sebenarnya adalah pasta gula merah yang sangat manis.

4. Jadi sajian wajib untuk perayaan Cap Go Meh

Masyarakat China menganggap onde-onde sebagai sesuatu yang filosofis. Karena bentuknya yang bulat dan berwarna kuning, jajanan ini dianggap sebagai simbol keberuntungan.

Baca Juga: 5 Ragam Penyebutan Makanan Tradisional Indonesia Di Setiap Daerah

Onde-onde selalu menjadi hadiah favorit yang dinanti-nanti saat perayaan Cap Go Meh di Indonesia. Tradisi makan onde-onde berlangsung sejak Dinasti Song (90–1279 M).

5. Memiliki banyak rasa

Onde-onde sekarang menjadi makanan kekinian di Indonesia dengan khas varian isian dan rasa. 

Seperti varian onde-onde dengan krim coklat yang meleleh saat dimakan sekarang mulai populer.

Selain itu, banyak UMKM yang membuat onde-onde berbahan dasar ubi ungu untuk dijadikan isian, seperti taro, teh hijau, velvet merah, dan banyak lainnya.

Itulah beberapa fakta menarik onde-onde yang selama ini dikenal makanan tradisional Indonesia ternyata salah besar, melain berasal dari China.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.