Akurat
Pemprov Sumsel

Wakaf Nurul Taqwa Perkenalkan Collagel: Inovasi Kolagen Halal dari Limbah Perikanan

Oktaviani | 15 Februari 2025, 17:39 WIB
Wakaf Nurul Taqwa Perkenalkan Collagel: Inovasi Kolagen Halal dari Limbah Perikanan

AKURAT.CO Lembaga Wakaf Nurul Taqwa kembali menggelar paparan publik (public expose) sebagai bentuk transparansi dalam pengelolaan harta benda wakaf.

Acara ini menjadi ajang bagi publik untuk mengontrol dan mengetahui perkembangan serta inovasi yang dilakukan lembaga dalam memproduktifkan dana wakaf.

CEO Ziswaf Indosat, Wakhid Efendi, menyampaikan, tahun 2023 menjadi titik awal pelaksanaan audit eksternal oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).

“Tahun ini kami telah diaudit dan memperoleh catatan wajar. Insya Allah, di tahun 2024 kami akan meraih status wajar tanpa pengecualian,” ujarnya.

Selain aspek transparansi, Wakaf Nurul Taqwa juga memperluas konsep pemanfaatan wakaf, tidak hanya dalam sektor sosial tetapi juga di sektor produktif.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah pendirian perusahaan yang memproduksi gelatin dan kolagen halal berbahan dasar kulit dan sisa ikan, yang pertama di Indonesia.

Baca Juga: Sinopsis Sinetron Terbelenggu Rindu Hari Ini 15 Februari 2025: Apakah Elang Masih Memiliki Niat Jahat ke Amira?

Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi dari limbah perikanan sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas.

Hingga kini, Wakaf Nurul Taqwa telah mengelola harta benda wakaf sekitar Rp11 miliar.

Dana ini dialokasikan ke berbagai sektor, termasuk investasi strategis dengan model usaha berbasis syirkah (kerja sama antara dua pihak atau lebih dalam suatu usaha), seperti usaha mudarabah dan musyarakah.

Sebagian besar dana wakaf berasal dari para wakif, yang mayoritas merupakan karyawan Indosat, melalui sistem pemotongan gaji (payroll) setiap bulan.

Peluncuran Collagel

Dalam kesempatan ini, Direktur Marketing PT Giltec Prima Indonesia, Radya Raden Ramadhani, turut menjelaskan alasan di balik investasi pada bisnis gelatin dan kolagen halal.

“Kebutuhan gelatin di Indonesia terus meningkat, mencapai 200 ribu ton per tahun. Namun, kapasitas impor hanya sekitar 10 ribu ton, mencakup 5-10 persen dari total kebutuhan. Ini adalah peluang besar bagi kita untuk mengembangkan industri lokal,” ungkapnya.

Produk kolagen halal yang diluncurkan, dengan merek Collagel, dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan suplemen berkualitas dengan harga terjangkau.

“Selama ini, konsumsi kolagen di Indonesia masih terbilang mahal. Dengan harga promo Rp20 ribu untuk 150 ml, kami ingin masyarakat lebih mudah merasakan manfaat kolagen tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” tambah Raditya.

Kolagen memiliki manfaat besar bagi kesehatan kulit, sendi, tulang, dan rambut, terutama bagi mereka yang berusia di atas 30 tahun, di mana produksi kolagen alami tubuh mulai menurun.

Produk Collagel diharapkan menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menjaga kesehatan dan kebugaran dengan cara yang lebih terjangkau.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Italia Malam Ini: Lazio vs Napoli, AC Milan vs Hellas Verona

Saat ini, produk Collagel dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi @collagel.id dan segera tersedia untuk distribusi lebih luas di pasar nasional.

Dengan pendekatan wakaf produktif dan investasi strategis, Wakaf Nurul Taqwa membuktikan bahwa dana wakaf dapat memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan sambil tetap berkontribusi pada sektor sosial.

Ke depan, inovasi seperti ini diharapkan terus berkembang, memperkuat ekosistem wakaf di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.