Ralali Dorong Ketahanan Pangan Lewat Inovasi Makanan Siap Santap di 1+1 Summit 2025

AKURAT.CO Dalam perayaan ulang tahun ke-12, Ralali Group menggelar 1+1 Summit 2025 di Gading Serpong dengan tema “Make Indonesia Great Again: Real Solutions in Action”. Acara ini menegaskan komitmen Ralali dalam memperkuat ketahanan pangan nasional lewat produk makanan siap santap.
Divisi Ralali Food menghadirkan Lanana dan Minasoku, makanan siap santap higienis, bernutrisi, tanpa pendinginan, bersertifikat BPOM, Halal, dan ISO. Produk ini didistribusikan lewat jaringan ritel dan kerja sama strategis dengan Wani Boemboe dan Pagi Sore, menjangkau ribuan outlet nasional dan pasar global.
Makanan siap santap dinilai strategis dalam memastikan akses pangan merata, mengurangi kelangkaan, serta mendukung penanganan stunting dan malnutrisi. Teknologi mutakhir dan distribusi efisien menjadikan inovasi ini solusi praktis untuk kebutuhan harian hingga darurat.
Talkshow “Visionary Talk” menghadirkan Noudhy Valdryno (Deputi Kantor Komunikasi Presiden) dan Daniel Surya (WIR Group). Noudhy menekankan pentingnya program “Makan Bergizi Gratis” dan pemberdayaan UMKM dalam ekosistem pangan nasional. Sementara Daniel menyoroti sinergi teknologi, budaya, dan inovasi pangan dalam menghadapi krisis global.
“Produk-produk seperti Lanana dan Minasoku dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern akan makanan yang higienis, bernutrisi, dan dapat disimpan dalam jangka waktu lama tanpa memerlukan pendinginan,” ujar CMO Ralali Food, Andry Suhaili dalam keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO.
Ia juga menekankan sinergi antara Ralali Food, BUMN, pemerintah, dan pelaku industri lainnya akan memperluas jangkauan distribusi hingga ribuan outlet di Indonesia dan pasar internasional, sekaligus mendukung program pemerintah dalam penanggulangan stunting, malnutrisi, dan pengurangan risiko kelangkaan pangan.
"Ralali Food terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, UMKM, industri, dan lembaga keuangan demi menciptakan sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan," tutup Andry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






