MacBook Neo Picu Perombakan Windows 11, Microsoft Fokus ke Performa dan Efisiensi

AKURAT.CO Peluncuran laptop murah MacBook Neo dari Apple langsung memicu respons cepat dari Microsoft. Perangkat seharga $599 (sekitar Rp10,2 jutaan) ini dinilai menjadi ancaman serius di segmen laptop terjangkau.
Tak butuh waktu lama, Microsoft mulai menyiapkan pembaruan besar untuk Windows 11. Fokus utamanya adalah peningkatan performa, stabilitas dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Langkah reaktif ini bukan hal baru dalam sejarah Microsoft. Selama bertahun-tahun, perusahaan kerap merespons tekanan kompetitor dengan inovasi yang sepadan.
Saat MacBook Air hadir, Microsoft bersama Intel mendorong lahirnya laptop tipis melalui inisiatif Ultrabook. Strategi ini bertujuan menyaingi desain ringan dan portabel milik Apple.
Kehadiran iPad juga pernah mengguncang pasar. Microsoft kemudian masuk lebih serius ke perangkat tablet dengan pendekatan berbeda.
Ancaman Chromebook pun sempat memaksa Microsoft beradaptasi. Salah satu jawabannya adalah menghadirkan Windows mode S yang lebih ringan dan aman.
Respons terhadap MacBook Neo kali ini terlihat lebih cepat dari biasanya. Hanya dalam hitungan minggu, Microsoft sudah mengumumkan arah pembaruan Windows 11.
Dikutip dari The Verge, Jumat (10/4/2026), rencana ini sebenarnya sudah disiapkan sejak tahun lalu. Awalnya, Microsoft hanya fokus pada perbaikan kecil seperti konsistensi mode gelap.
Namun tekanan dari produk murah Apple dan keluhan pengguna membuat strategi berubah. Salah satu peningkatan utama yang kini diprioritaskan adalah efisiensi penggunaan memori di Windows 11.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








