Akurat Logo

Apple Ungkap Alasan Naikkan Harga Mac dan iPad, Ternyata Dipicu Krisis Chip Memori

Winna Wandayani | 27 Juni 2026, 09:22 WIB
Apple Ungkap Alasan Naikkan Harga Mac dan iPad, Ternyata Dipicu Krisis Chip Memori
iPad Air (apple.com)

AKURAT.CO Apple akhirnya menjelaskan alasan di balik kenaikan harga sejumlah produknya, termasuk Mac dan iPad. Perusahaan menyebut keputusan tersebut diambil karena pasokan chip memori global masih mengalami tekanan.

Lonjakan permintaan chip memori dipicu oleh pesatnya pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI). Kondisi itu membuat harga komponen RAM dan SSD yang digunakan di berbagai perangkat Apple meningkat tajam.

Dikutip dari MacRumors, Jumat (26/6/2026), Apple mengatakan industri elektronik saat ini menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Permintaan memori dan penyimpanan meningkat sangat cepat sehingga harga komponennya ikut melonjak.

Perusahaan mengklaim selama ini berupaya menahan kenaikan biaya agar tidak dibebankan kepada konsumen. Namun, Apple menyebut kini sudah saatnya melakukan penyesuaian harga pada sejumlah produk.

Baca Juga: Tim Cook Isyaratkan Harga iPhone 18 Naik Akibat Lonjakan Biaya Chip Memori

CEO Apple, Tim Cook, sebelumnya juga menyatakan bahwa kenaikan harga produk menjadi kebijakan yang tidak dapat dihindari. Pernyataan tersebut disampaikan beberapa hari sebelum Apple resmi mengumumkan penyesuaian harga.

Apple juga mengisyaratkan kenaikan harga kemungkinan belum berakhir. Meski demikian, perusahaan mengaku masih berupaya mencari solusi agar harga produknya dapat kembali lebih stabil di masa mendatang.

Fenomena ini tidak hanya dialami Apple. Sejumlah perusahaan teknologi seperti Microsoft, Samsung, Lenovo, HP dan Dell juga telah menaikkan harga produk akibat kenaikan biaya chip memori.

Pemasok chip memori Micron memperkirakan kondisi keterbatasan pasokan masih akan berlangsung hingga 2027. Artinya, harga perangkat elektronik berpotensi tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.