AKURAT.CO, Generation of Power and Extraordinary (GPX) mengumumkan bahwa mereka telah memastikan Wannn bernaung di bawah GPX. Hal tersebut disampaikan melalui postingan Instagram official GPX. Idn, Selasa (20/12/2022).
Muhammad Ridwan atau yang lebih akrab disapa Wannn merupakan pemain Mobile Legends Bang Bang (MLBB) paling berprestasi di Indonesia. Bersama EVOS Legends, Wann telah berhasil mendapatkan dua gelar Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) ditambah satu juara dunia di M1 World Championship.
Rumor tentang kepindahan Wannn ke GPX sebenarnya sudah terdengar jauh-jauh hari. Semua berawal dari Vior yang merupakan pacar dari REKT, mengatakan bahwa Wannn, Luminaire, dan REKT bakal bergabung ke tim tersebut pada Oktober lalu.
Sepekan kemudian Oura dan Donkey bergurau jika DeanKT, mantan Head of Esports EVOS, tengah melakukan negosiasi harga sang pemain dengan mereka.
“Potensi WORLD ke GPX ada dan tak menutup kemungkinan ke depannya WORLD berkumpul lagi di sini. Seperti yang kita tahu saya dan Eko sudah di sini. Kami berdua sebagai teman punya visi-misi mengumpulkan WORLD di GPX,” ucap Donkey dalam pertemuan dengan media.
Tak lama setelah pernyataan itu muncul, kini Wannn resmi berseragam GPX. Hal itu terungkap dari unggahan di akun resmi tim GPX.
"Wannn, salah satu pemain legenda di Mobile Legends ini bergabung dengan keluarga besar GPX agar semakin luar biasa! Mari beri sambutan yang hangat untuk Wannn," tulis @gpx.idn, seperti dilihat Akuratco, Rabu (21/12/2022).
Pemain bernama lengkap Muhammad Ridwan akan bergabung sebagai talent di GPX.
Dengan kedatangan Wannn, ambisi Donkey mengumpulkan squad EVOS Legends zaman menang juara dunia M1 yakni Wann, Oura, REKT, Luminer, dan Donkey (WORLD) di GPX semakin dekat. Mari kita tunggu saja kapan REKT dan Luminer akan bergabung dengan GPX.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




