Hewan Juga Bisa Mengalami Gangguan Mental, Apa Itu Zoochosis?

AKURAT.CO Manusia kerap kali merasa lelah, pusing, stres hingga frustasi karena beberapa faktor. Hal tersebut awam terjadi kepada manusia dengan segala kesibukannya.
Faktanya, hewan sebagai mahluk hidup yang hanya diberkahi naluri dan insting juga bisa merasakan hal yang sama. Kerap kali kita melihat di kebun binatang, sirkus atau di manapun beberapa hewan melakukan kegiatan tidak berguna berkali-kali dengan tatapan konsong. Hal itu disebut zoochosis.
Apa Itu Zoochosis?
Zoochosis merupakan sebuah istilah yang menggambarkan gangguan psikologi pada hewan. Biasanya zoochosis muncul akibat hewan yang sering digunakan untuk hiburan dan rekreasi oleh manusia. Selain itu, zoochosis juga muncul akibat hewan yang dikurung di lingkungan kecil dalam jangka waktu lama.
Baca Juga: Waspada! 3 Gangguan Mental Yang Kerap Terjadi Di Era Teknologi
Tentu beberapa hal tersebut bisa terjadi karena kehidupan hewan sangat berbeda di alam liar dan di dalam kendang.
Di alam liar hewan akan berkembang, berevolusi, dapat berkeliaran dengan bebas, berinteraksi secara sosial dan secara umum akan menjalankan kehidupan yang kaya sensorik.
Oleh karena itu, zoochosis lebih banyak terjadi pada hewan liar yang ditangkap dan jarang terjadi pada hewan yang dari lahir sudah dirawat di penangkaran.
Jadi, pada dasarnya zoochosis adalah istilah ganguan mental pada hewan yang terlihat dari perilaku abnormal serta merupakan sebuah indikator utama dari ketidaksejahteraan.
Zoochosis Pada Hewan Dapat Dilihat dari Tanda-tandanya
Hewan yang dipelihara dalam kandang biasanya akan mendapatkan pelayanan terkait kebutuhan fisik maupun psikologi. Namun, hewan di dalam kandang akan menunjukkan bahwa cepat atau lambat mereka mengalami frustasi dan melakukan hal-hal abnormal karena tidak dapat melakukan kegiatan yang biasa mereka lakukan di alam liar.
Baca Juga: 6 Bahaya Sering Nonton Film Horor, Bisa Sebabkan Gangguan Mental
Stereotip paling umum dapat dilihat pada hewan yang hidup di kandang bergantung pada spesies, namun stereotip paling umum terjadi seperti:
- Memuntahkan dan menelan kembali makanan
- Mondar-mandir
- Mutilasi diri
- Terombang-ambing
- Agresif
- Pandangan kosong.
Hal tersebut merupakan tanda yang paling umum terjadi dan masih banyak lagi hal yang dalam menandakan zoochosis pada hewan.
Sama seperti manusia yang dapat menderita di dalam dan menutupi semua emosinya, zoochosis pada hewan juga demikian. (Sastra Yudha Muhidin)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






