5 Cara Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Polusi Udara Tinggi Dan Cuaca Panas

AKURAT.CO Polusi udara terus meningkat dan cuaca panas yang berkepanjangan membuat daya tahan tubuh menurun dan rentan mengalami gangguan kesehatan.
Polusi udara tinggi dan cuaca panas yang berkepanjangan dapat mengakibatkan pusing, kesulitan berkonsentrasi, serta mudah marah.
Selain itu, polusi udara yang merusak juga dapat menurunkan imunitas tubuh dan meningkatkan risiko infeksi pernapasan seperti ISPA, pneumonia dan bronkitis. Kewaspadaan terhadap bahaya ini sangat penting.
Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga daya tahan tubuh dengan baik agar tetap sehat dan dapat beraktivitas dengan nyaman.
Baca Juga: Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Hujan
Berikut ini cara menigkatkan imunitas tubuh di tengah polusi udara dan cuaca panas:
-
Gunakan Masker
Memakai masker adalah langkah penting saat beraktivitas di luar ruangan di bawah sinar matahari yang terik, karena dapat membantu melindungi diri dari polusi udara yang meningkat dan partikel berbahaya yang bisa masuk melalui hidung dan mulut
-
Makan Makanan Sehat
Penting untuk menjaga kesehatan tubuh dalam menghadapi kondisi cuaca panas dan tingginya tingkat polusi udara dengan mengkonsumsi makanan bergizi sepertiikan, daging rendah lemak, sayuran hijau, buah-buahan dan kacang-kacangan.
-
Asupan Air Cukup
Selain menjaga imunitas, minum air putih yang cukup, sekitar 2 liter sehari, merupakan keharusan karena dapat mencegah dehidrasi dan juga mendukung kesehatan paru-paru di tengah lingkungan yang tercemar.
Baca Juga: Solusi Cegah Rambut Kering Dan Rusak Saat Polusi Buruk
-
Gunakan Tabir Surya
Melindungi kulit daridampak sinar matahari dan polusi udara dengan menggunkan tabir surya SPF 30 atau lebih saat beraktivitas di luar ruangan adalah salah satu cara menjaga kesehatan kulit.
-
Pilih Olahraga yang Tepat
Rutin berolahraga penting untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh, tetapi penting untuk memilih waktu dan jenis olahraga yang sesuai, terutama menghindari berolahraga di pagi dan malam hari saat polusi udara tinggi. (Maulidia Azzahra)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








