Intip Pola Diet 80/20 Ala Orang Jepang, Bisa Bikin Panjang Umur Dan Jauh Dari Penyakit

AKURAT.CO - Memilki tubuh yang tetap proporsional dan berumur panjang adalah dambaan hampir semua orang.
Hal ini bisa didapatkan dengan menerapkan aturan diet ala orang Jepang, yang biasa dikenal dengan aturan 80/20.
Dilansir dari laman Eat This, Not That, kawasan Blue Zone di Okinawa, Jepang, termasuk ke dalam lima wilayah di dunia dengan banyak penduduk yang telah berusia sekitar 100 tahun atau lebih.
Rahasia dari rata-rata penduduknya yang berumur panjang adalah dengan menerapkan aturan 80/20 sebagai salah satu praktik makan sehari-harinya.
Dan hal ini dipercaya sebagai sebab utama mereka berumur panjang.
Baca Juga: 7 Tips Diet Ala Dian Sastro, Tubuh Ideal di Usia Kepala 4
Aturan diet 80/20 ini menekankan untuk merasakan kenyang sebesar 80 persen setiap kali makan, jika kebiasaan ini terus dilakukan, otak akan tanpa sadar memberi sinyal di titik 80 persen bahwa perut sudah terasa penuh.
Dan sisa 20 persennya adalah perasaan lapar yang tidak perlu dipenuhi.
Selain itu, penduduk okinawa juga menerapkan pola makan yang disiplin terkait porsi makan setiap harinya, mereka akan makan dengan porsi yang sedikit di siang hari dan porsi makan sedikit bertambah saat makan malam.
Namun dengan catatan tidak makan mendekati jam tidur dan tidak ada tambahan makanan lagi setelah makan malam.
Baca Juga: 5 Tips Diet Artis Korea Selatan, Ada Versi Jennie Blackpink Hingga Ala Kang So-Ra
Dalam penerapan aturan 80/20 penduduk Okinawa juga membatasi jenis makanan apa saja yang mereka konsumsi, sebagian besar makanan terdiri dari biji-bijian, buah, sayuran, lemak sehat, dan sedikit protein tanpa lemak.
Dalam praktiknya mereka juga membatasi asupan gula dan garam agar tidak berlebih, guna menghindari penyakit yang akan ditimbulkan, seperti diabetes, resiko terserang stroke, dan penyakit jantung.
Dan yang menjadi salah satu faktor paling penting, penduduk Okinawa percaya bahwa tidak hanya pola makan saja yang sehat, namun mereka juga percaya pentingnya untuk menemukan serta mewujudkan tujuan hidup dan tetap menjaga orang-orang di sekelilingnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








