Apa Itu Leptospirosis? Ini Bahaya Penyakit Bakteri yang Menyerang Manusia dan Hewan di Musim Penghujan

AKURAT.CO Leptospirosis merupakan suatu penyakit Infeksi bakteri jenis leptospira yang menyerang manusia dan hewan.
Musim hujan di Indonesia saat ini, menjadi pemicu munculnya penyakit leptospirosis yang mulai menyerang beberapa wilayah.
Hujan lebat menyebabkan banjir di beberapa wilayah Indonesia, sehingga bakteri dari leptospirosis dengan mudah menyebarkan penyakit.
Belum lagi cuaca ekstrem yang melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga tak mengherankan jika banyak orang mengalami penyakit leptospirosis di musim penghujan.
Baca Juga: 5 Fakta Mengenai Kanker Sarkoma, Penyakit Langka yang Diidap Alice Norin
Mengutip berbagai sumber, Senin (25/3/2024), berikut ini penjelasan tentang penyakit leptospirosis dan bahaya bakteri yang masuk ke dalam tubuh manusia.
Apa Itu Leptospirosis?
Menurut Center for Disease and Prevention Control (CDC), penyakit yang disebabkan oleh paparan bakteri leptospira. Bakteri ini dapat menyebar ke manusia dan hewan.
Leptospirosis menyebar melalui kencing hewan yang terinfeksi, seperti tikus. Oleh sebab itu, penyakit tersebut juga sering disebut sebagai penyakit kencing tikus.
Sementara manusia dapat terinfeksi bakteri ini melalui tanah atau air yang mengandung kencing hewan yang sudah terinfeksi.
Baca Juga: Takut Tertular Penyakit, Korea Utara Tolak Menjamu Jepang di Kualifikasi Piala Dunia
Salah satu contohnya adalah air banjir, yang biasanya kotor, juga bisa terkontaminasi dan menjadi sangat bahaya jika terkena manusia.
Ketika musim hujan tiba, orang-orang disarankan untuk menutup luka terbuka karena bakteri dapat masuk ke dalam tubuh melalui mulut, mata, atau luka terbuka.
Bahaya Penyakit Leptospira
Tikus, anjing, babi, dan sapi merupakan beberapa jenis hewan yang dapat mengalami menularkan penyakit leptospirosis.
Bakteri masuk ke tubuh hewan dan berkembang dalam ginjal. Setelah infeksi masuk ke tubuh manusia, gejala mungkin muncul dalam waktu dua minggu hingga satu bulan.
Ketika kamu sudah terinfeksi, kemungkinan besar akan sembuh dalam waktu satu minggu setelah gejala muncul karena kekebalan tubuh dapat melawan infeksi bakteri tersebut.
Namun, nantinya akan ada tahap kedua dari gejala tersebu yaitu Weil. Gejala yang paling mudah dikenali dari penyakit ini adalah nyeri pada dada dan pembengkakan yang terlihat di kaki dan tangan.
Bahaya dari penyakit leptospirosis yang tidak langsung ditangani yaitu masalah pada bagian organ tubuh, seperti paru, ginjal, otak, dan jantung.
Itulah penjelasa tentang penyakit leptospirosis yang harus diwaspadai masyarakat di musim penghujan agar tidak terkena bakteri berbahaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








