5 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, dan suasana hati.
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka kekurangan vitamin ini karena gejalanya seringkali tidak spesifik.
Berikut adalah lima tanda umum yang menunjukkan tubuh mungkin kekurangan vitamin D.
1. Rasa Lelah yang Kronis
Salah satu tanda paling umum dari kekurangan vitamin D adalah merasa lelah terus-menerus, bahkan setelah tidur yang cukup.
2. Nyeri Tulang dan Otot
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan nyeri pada tulang dan otot, terutama di bagian punggung bawah dan kaki.
3. Memicu Masalah Kesehatan Mental
Selanjutnya, kekurangan vitamin D dapat memicu masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.
Penelitian dari Cambridge University pada tahun 2017 menunjukkan bahwa rendahnya kadar vitamin D dapat memperburuk gejala kecemasan dan depresi pada orang dewasa.
Selain itu, kekurangan vitamin D sering kali dikaitkan dengan gangguan tidur, seperti insomnia, yang dapat memperburuk kondisi depresi.
4. Sistem Kekebalan Tubuh Lemah
Vitamin D memiliki peran krusial dalam mendukung fungsi optimal sel darah putih dalam sistem kekebalan tubuh, yang bertugas melawan patogen seperti virus dan bakteri.
5. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Terakhir, kekurangan vitamin D tidak hanya berhubungan dengan osteoporosis, tetapi juga dapat meningkatkan risiko gangguan jantung.
Vitamin D memiliki efek antiinflamasi sehingga dapat membantu melindungi jantung dari kondisi serius seperti penyakit jantung koroner dan miokarditis (peradangan pada otot jantung).
Bagaimana cara mengatasi kekurangan vitamin D?
Untuk mengatasi kekurangan vitamin D, penting untuk memulai dengan menerapkan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Salah satu langkah utama adalah memastikan bahwa diet Anda mencakup makanan yang kaya akan vitamin D.
Makanan seperti telur, susu, ikan laut, dan yogurt adalah sumber yang sangat baik dari vitamin ini, dan mengonsumsinya secara teratur akan membantu memenuhi kebutuhan harian tubuh Anda.
Selain itu, penting untuk mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup.
Disarankan untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi, antara pukul 8 hingga 10, selama 15 hingga 30 menit.
Paparan ini membantu tubuh dalam proses sintesis vitamin D secara alami.
Jika Anda merasa tidak mendapatkan cukup vitamin D dari makanan dan paparan sinar matahari, mengonsumsi suplemen vitamin D bisa menjadi solusi. Dosis yang umumnya direkomendasikan adalah 600-800 IU per hari.
Namun, kebutuhan vitamin D bisa berbeda-beda tergantung pada kondisi kesehatan individu, jadi penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai suplemen.
Dengan menggabungkan konsumsi makanan sehat, paparan sinar matahari yang cukup, dan, jika perlu, suplemen vitamin D, Anda dapat mencegah defisiensi vitamin D dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Baca Juga: Tips Mengatasi Defisit vitamin D Menurut dr Zaidul Akbar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







