Defisit Vitamin D dan Risiko Kanker, Apa Hubungan Keduanya?

AKURAT.CO Kekurangan vitamin D bukan hanya berdampak pada kesehatan tulang, tetapi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko sejumlah jenis kanker. Sejumlah studi ilmiah dalam dua dekade terakhir mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin D dapat berperan dalam perkembangan kanker, termasuk kanker payudara, prostat, usus besar, hingga leukemia.
Vitamin D berperan penting dalam mengatur pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, serta mengendalikan peradangan. Dalam konteks kanker, vitamin ini diketahui memiliki efek antiproliferatif, yaitu mencegah sel-sel tumbuh dan membelah secara tidak terkendali, salah satu ciri utama dari kanker.
Menurut jurnal Cancer Causes & Control dan laporan National Cancer Institute (AS), kadar vitamin D yang rendah dalam darah telah dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker kolorektal dan kanker payudara. Sebuah studi besar oleh Garland et al. juga menunjukkan bahwa individu dengan kadar vitamin D yang cukup memiliki kemungkinan 50% lebih rendah terkena kanker usus besar.
Meski demikian, para ahli masih berhati-hati dalam menarik kesimpulan sebab akibat secara langsung. Dr. JoAnn Manson, profesor kedokteran di Harvard Medical School, menyatakan bahwa hubungan antara vitamin D dan kanker bersifat kompleks, dan faktor-faktor lain seperti genetika, pola makan, paparan sinar matahari, serta gaya hidup juga berpengaruh.
Gejala Defisiensi dan Cara Pencegahan
Gejala kekurangan vitamin D antara lain kelelahan, nyeri tulang, otot lemah, dan penurunan imunitas. Untuk mengurangi risiko defisiensi, masyarakat disarankan untuk:
- Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10–15 menit per hari
- Mengonsumsi makanan tinggi vitamin D seperti ikan berlemak, kuning telur, atau makanan fortifikasi
- Mempertimbangkan suplemen jika dibutuhkan, dengan pengawasan dokter
Walau bukan penyebab tunggal kanker, kekurangan vitamin D berpotensi memperbesar risiko. Oleh karena itu, menjaga kadar vitamin D dalam batas optimal menjadi bagian penting dari strategi pencegahan kanker secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







