Akurat
Pemprov Sumsel

LKL International Bhd dan Fastech Bentuk Joint Venture Produksi Alat Kesehatan di Indonesia

Oktaviani | 18 Oktober 2024, 19:42 WIB
LKL International Bhd dan Fastech Bentuk Joint Venture Produksi Alat Kesehatan di Indonesia

AKURAT.CO LKL International Bhd, perusahaan asal Malaysia yang bergerak di bidang alat dan furnitur kesehatan, secara resmi menjalin kerja sama dengan PT Fasilitas Teknologi Nusantara (Fastech) dalam bentuk perusahaan joint venture.

Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ekspansi bisnis di pasar alat kesehatan di Indonesia, yang dianggap sebagai salah satu pasar utama di kawasan ASEAN.

Dalam perusahaan joint venture ini, LKL International memiliki porsi saham sebesar 51 persen atau setara dengan Rp 5,1 miliar, sedangkan Fastech menguasai 49 persen atau Rp 4,9 miliar.

Pembentukan perusahaan patungan ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada kuartal keempat (Q4) tahun 2024, seiring dengan investasi signifikan yang akan dilakukan oleh LKL untuk mengembangkan bisnis tersebut.

Baca Juga: Sinopsis My Annoying Brother, Adaptasi Film Korea yang Akan Dibintangi Angga Yunanda dan Vino G Bastian

Direktur Eksekutif LKL International Bhd, Zulkarnin Bin Ariffin, menyatakan, kerja sama ini merupakan tonggak penting bagi ekspansi bisnis LKL di pasar ASEAN, khususnya di Indonesia.

“Usaha patungan ini tidak hanya memperkuat posisi kami di sektor alat kesehatan, tetapi juga mendukung pengembangan sektor kesehatan di Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan akses terhadap produk medis berkualitas,” ungkapnya.

LKL, yang memiliki pengalaman luas dalam produksi alat dan furnitur kesehatan, akan mengandalkan keahliannya untuk mendukung pengembangan bisnis joint venture ini.

Perusahaan berharap dapat menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan pasar lokal Indonesia, serta meningkatkan efisiensi dalam penjualan alat kesehatan di Tanah Air.

Baca Juga: Kapolri Ungkap Pembentukan Tiga Direktorat di Kortastipidkor Polri

Sementara itu, PT Fasilitas Teknologi Nusantara (Fastech) sebagai mitra lokal akan menyediakan jaringan distribusi serta pengetahuan pasar yang solid.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penetrasi produk-produk hasil joint venture ke rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya di seluruh Indonesia.

Dengan adanya joint venture ini, LKL International Bhd berharap dapat meningkatkan daya saing mereka di industri alat kesehatan, yang terus berkembang pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia.

CEO Fastech, Hendrik Tjandra, menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi kedua negara.

Baca Juga: Profil Abidzar Al Ghifari, Putra Almarhum Uje yang Trending di X Karena Dugaan Foto dan Video Syur

"Saya yakin kerja sama ini akan berdampak baik untuk kedua negara, dari aspek kesehatan, transfer pengetahuan, serta memajukan UMKM di Indonesia,” ujar Hendrik Tjandra, CEO Fastech.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.