Akurat
Pemprov Sumsel

Salah Sebar Informasi Kandungan Bromat Le Minerale, Gerald Vincent Akhirnya Minta Maaf

Arief Rachman | 21 Oktober 2024, 19:02 WIB
Salah Sebar Informasi Kandungan Bromat Le Minerale, Gerald Vincent Akhirnya Minta Maaf

AKURAT.CO Gerald Vincent, penyebar informasi hoaks mengenai kandungan bromat yang tinggi pada produk air minum Le Minerale, akhirnya meminta maaf kepada Le Minerale, pihak terkait, serta masyarakat.

Ia mengakui kesalahannya dalam menyebarkan informasi yang menyesatkan pada Februari lalu.

Vincent menyatakan, data yang ia sampaikan tidak benar dan diunggah tanpa melalui proses verifikasi terlebih dahulu.

Vincent sebelumnya menyebarkan informasi palsu yang menyebutkan bahwa produk air minum dalam kemasan (AMDK) Le Minerale mengandung kadar bromat yang tinggi.

Ia menyajikan data tanpa dasar yang jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Jurnalis Bhakti Bangsa Gelar 'Sekolah di Alam' untuk Anak-anak Penghuni Kolong di Jakarta Utara

"Konten saya soal Le Minerale kandungan bromat-nya 58,8 ternyata salah. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah merugikan nama baik Le Minerale," ungkap Vincent dalam video yang diunggah di TikTok pada Jumat (18/10/2024).

Ia juga mengakui bahwa dirinya bukanlah seorang ahli dalam bidang ini.

"Saya di sini bukan sebagai seorang ahli, bukan nutrisionis, sehingga saya tidak memiliki kompetensi untuk membahas mengenai kandungan bromat pada air mineral," ujar Vincent.

Unggahan Vincent tersebut telah dilabeli sebagai hoaks oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Tindakan Vincent yang menyebarkan informasi palsu tentang kandungan bromat pada Le Minerale pun terbukti sengaja menyesatkan publik.

Pada Februari lalu, Vincent menyebarkan informasi bohong bahwa AMDK Le Minerale mengandung senyawa bromat yang melebihi ambang batas.

Baca Juga: Selisih dengan Jorge Martin Kembali Menjauh, Fransesco Bagnaia Ungkit Benturan dengan Alex Marquez

Menanggapi tuduhan tersebut, Le Minerale dengan cepat merilis hasil uji laboratorium eksternal untuk membuktikan keamanan produknya.

Data dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Agro (BBIA) di bawah Kementerian Perindustrian menunjukkan, kadar bromat dalam Le Minerale hanya sebesar 0,4 ppb atau 0,0004 mg/L, jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan sebesar 10 ppb.

"Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa kadar bromat dalam Le Minerale jauh di bawah ambang batas yang telah ditetapkan, yaitu 10 parts per billion (ppb) atau setara dengan 0,01 mikrogram/L," jelas manajemen Le Minerale melalui akun resmi Instagram @le_mineraleid pada 24 Februari lalu.

Tak lama setelah itu, pesaing Le Minerale, Danone Aqua, juga merilis hasil uji serupa melalui akun Instagram @sehataqua. Mereka menyatakan bahwa produk Aqua aman dari kandungan bromat.

Namun, data menunjukkan bahwa kadar bromat dalam Aqua adalah 0,8 ppb atau 0,0008 mg/L, dua kali lipat lebih tinggi dari Le Minerale, meskipun masih di bawah ambang batas yang ditetapkan.

Setelah pernyataan tersebut, muncul spekulasi di kalangan netizen yang mencurigai tindakan Vincent sebagai bagian dari kampanye hitam terhadap Le Minerale.

Hal ini diperkuat dengan temuan bahwa sebelumnya Vincent pernah mempromosikan salah satu air mineral di kanal YouTube-nya dengan mengunjungi pabrik perusahaan tersebut.

Dalam video permintaan maafnya, Vincent juga mengimbau masyarakat untuk berhenti menyebarkan video hoaks yang ia buat.

"Saya sadar bahwa konten saya telah diambil, digunakan, di-repost, dan disebarkan melalui berbagai platform. Oleh karena itu, saya harap kalian bisa lebih bijak dari saya dengan tidak memposting ulang video yang sudah ada," ujar Vincent, sekaligus memperingatkan agar perilakunya tidak ditiru oleh pengikutnya dan influencer lainnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.