Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengobatinya, Ini Tips dari Organisasi Kesehatan PAFI

AKURAT.CO Kebersihan dan kesehatan mulut merupakan hal paling penting. Faktor kurangnya menjaga kesehatan mulut dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti adanya bau mulut.
Bau mulut dapat membuat Anda tidak percaya diri dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Saat Anda di kantor bersama rekan kerja Anda, harus bertemu klien tentu saja bau mulut bisa mengganggu, karena itu, bau tak sedap yang keluar dari mulut ini harus segera diatasi dengan tepat.
Salah satu cabang organisasi kesehatan yaitu PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) Kota Tidore Kepulauan dengan alamat website pafitikep.org menjelaskan bahwa bau mulut, atau halitosis pada dasarnya merupakan kondisi di mana napas seseorang mengeluarkan aroma tidak sedap.
Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kebersihan mulut yang buruk, makanan tertentu, dan kondisi medis.
Secara medis, bau mulut terjadi akibat adanya bakteri di mulut dalam memecah sisa makanan dan menghasilkan gas sulfur yang memiliki bau tidak sedap.
Selain itu, produksi air liur yang rendah dapat menyebabkan penumpukan bakteri, sehingga meningkatkan risiko bau mulut.
Pada artikel kali ini, kita akan membahas lebih dalam tentang apa saja langkah utama dalam mengurangi bau mulut yang tidak sedap dan mengganggu aktivitas sehari-hari, serta obat kumur yang tepat dalam mengurangi adanya bau mulut.
Apa saja langkah awal yang dapat diterapkan untuk mengurangi adanya bau mulut?
Bau mulut atau halitosis adalah napas yang dikeluarkan dengan bau yang tidak sedap.
Aroma tersebut bisa bervariasi tergantung pada penyebabnya. Namun Anda tidak perlu khawatir terhadap gangguan kesehatan ini, Ada beberapa cara untuk mengurangi adanya bau mulut meliputi:
1. Rutin untuk menyikat gigi
Sikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Pastikan untuk menyikat seluruh permukaan gigi dan gusi untuk menghilangkan sisa makanan dan plak.
2. Menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi
Flossing membantu membersihkan sela-sela gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi, sehingga mencegah penumpukan sisa makanan dan bakteri.
3. Minum air putih yang cukup
Memastikan mulut tetap terhidrasi dengan air putih dapat meningkatkan produksi air liur, yang berfungsi sebagai pembersih alami mulut. Air liur membantu membilas sisa makanan dan mengurangi pertumbuhan bakteri.
4. Membersihkan lidah saat menyikat gigi
Lidah bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri. Gunakan sikat lidah atau sikat gigi untuk membersihkan lidah secara rutin. Hal ini sangat berpengaruh terhadap adanya bau mulut.
5. Mengurangi makanan penyebab bau mulut
Hindari konsumsi makanan seperti bawang putih, bawang merah, dan makanan pedas yang dapat menyebabkan bau mulut.
6. Ganti sikat gigi secara berkala
Sikat gigi yang sudah aus tidak efektif dalam membersihkan gigi. Gantilah sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali. Hal ini berdampak pada saat Anda menyikat dan membersihkan gigi. Disarankan untuk menggunakan sikat gigi yang lembut.
7. Berhenti merokok
Bagi Anda seorang perokok aktif maupun pasif, sebaiknya hindari untuk merokok. Merokok dapat menyebabkan mulut kering dan meningkatkan risiko penyakit gusi, yang keduanya berkontribusi pada bau mulut.
Dengan menerapkan langkah-langkah ini secara konsisten, Anda dapat secara signifikan mengurangi gangguan bau mulut dan meningkatkan kesehatan mulut secara keseluruhan. Apa saja rekomendasi obat kumur untuk mengatasi adanya bau mulut?
Bau tidak sedap dan membandel pada napas yang diembuskan atau disebut bau mulut merupakan hal yang cukup mengganggu aktivitas. Namun Anda tidak perlu khawatir, ada beberapa obat kumur yang ampuh untuk mengatasinya yaitu:
1. Listerine Cool Mint
Obat kumur Listerine mengandung eucalyptol, menthol, methyl salicylate, dan thymol, yang dapat memberikan kesegaran hingga 12 jam dan mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.
Ada berbagai jenis obat kumur listerine seperti Listerine Green Tea dan Tartar Control. Listerine Green mengandung ekstrak green tea dan fluoride, membantu membunuh bakteri serta mencegah gigi berlubang, sehingga juga mengatasi bau mulut.
Sedangkan, Listerine Tartar Control mengandung adanya ion zinc untuk menghambat pembentukan tartar dan mengurangi bau mulut akibat penumpukan plak.
2. Bioaqua Mouthwash Mint Probiotic
Obat kumur dikenal untuk menjaga kesehatan mulut dengan kandungan daun mint dan vitamin B12, yang membantu mencegah radang gusi.
3. Oral B Pro Health Multi Protection
Obat kumur yang terakhir memiliki fungsi untuk membunuh bakteri penyebab bau mulut tanpa memberikan sensasi terbakar, serta mencegah timbunan plak pada gigi.
Bau mulut dapat diatasi dengan berbagai upaya sederhana dan penanganan yang tepat. Sebelum mencoba menggunakan obat kumur, sangat penting untuk berkonsultasi dengan apoteker agar mendapatkan petunjuk cara pemakaian obat kumur yang tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








