Meloxicam Obat Apa? Fungsi, Dosis, dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

AKURAT.CO Meloxicam adalah obat golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS/NSAID) yang digunakan untuk meredakan nyeri, peradangan, dan pembengkakan terutama pada kasus radang sendi seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, ankylosing spondylitis, dan juvenile idiopathic arthritis.
Dengan menghambat enzim siklooksigenase (COX-1 dan COX-2), meloxicam bekerja dengan cara menurunkan produksi prostaglandin, senyawa yang memicu peradangan, nyeri, dan bengkak pada sendi yang rusak.
Baca Juga: 7 Cara Alami Mengatasi Nyeri Otot dan Sendi yang Efektif
Meloxicam relatif lebih aman terhadap lambung, namun tetap berisiko menyebabkan gangguan pencernaan.
Indikasi Penggunaan
Meloxicam digunakan untuk :
-
Osteoarthritis (radang sendi degeneratif)
-
Rheumatoid arthritis (radang sendi akibat autoimun)
-
Ankylosing spondylitis (radang sendi tulang belakang)
-
Juvenile idiopathic arthritis (radang sendi pada anak-anak)
Dosis dan Sediaan:
-
Tablet: dewasa 7,5 – 15 mg per hari, lansia dan pasien dengan gangguan ginjal 7,5 mg per hari, anak > 60 kg 7,5 mg per hati.
-
Suppositoria (dimasukkan lewat dubur): dewasa 15 mg per hari.
-
Dosis dapat disesuaikan berdasarkan respons dan kondisi pasien. Penggunaan harus sesuai anjuran dokter dan tidak boleh melebihi 10 hari tanpa pengawasan medis.
Efek Samping
Efek samping yang mungkin terjadi antara lain:
-
Saluran cerna: mual, muntah, sakit perut, sembelit, diare, perut kembung, perdarahan lambung, tukak lambung.
-
Ginjal: retensi cairan, edema, insufisiensi ginjal, gagal ginjal akut, nekrosis papiler ginjal
-
Jantung dan pembuluh darah: gagal jantung, hipertensi, palpitasi, risiko trombotik (serangan jantung, stroke).
-
Hati: peningkatan enzim hati, hepatitis, gagal hati (sangat jarang)
-
Darah: anemia, agranulositosis, trombositopenia (jarang)
-
Sistem saraf: sakit kepala, pusing, vertigo, parestesia
-
Reaksi alergi: ruam, gatal, angioedema, reaksi kulit berat seperti stevens-Johnson syndrome (sangat jarang).
Perlu diingat bahwa meloxicam tidak boleh digunakan pada orang dengan riwayat alergi terhadap OAINS atau, pasian dengan tukak lambung aktif, perdarahan saluran cerna, gagal ginjal berat, gagal hati berat, atau gagal jantung berat, serta wanita hamil, juga pasien yang akan atau telah menjalani operasi bypass jantung (CABG).
Baca Juga: Mual Berlebihan, Jessica Mila Sempat Alami Pecah Pembuluh Darah
Diharapkan untuk menghindari konsumsi alkohol dan merokok selama terapi karena akan meningkatkan risiko perdarahan lambung.
Apabila muncul gejala alergi berat, perdarahan, gangguan ginjal, atau gejala gagal jantung, maka segera hentikan obat dan konsultasi ke dokter.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








