Akurat
Pemprov Sumsel

Apa Itu Fetish? Inilah Penjelasan Menurut Psikologi dan Medis yang Akurat

Moh.Apriawan | 13 Juli 2025, 16:40 WIB
Apa Itu Fetish? Inilah Penjelasan Menurut Psikologi dan Medis yang Akurat

AKURAT.CO Pertanyaan apa itu fetish sering menjadi topik yang menarik sekaligus kontroversial dalam pembahasan kesehatan seksual dan psikologi.

Meski kerap muncul dalam diskusi populer, pemahaman yang benar tentang fetish masih minim di masyarakat.

Fetish bukan sekadar ketertarikan biasa, melainkan fenomena yang memiliki dasar psikologis dan medis yang spesifik.

Artikel ini akan menguraikan definisi fetish, klasifikasi, serta penjelasan dari sudut pandang psikologi dan medis yang akurat berdasarkan sumber terpercaya.

Baca Juga: Fetish Adalah Kelainan Seksual, Kenali Ciri Dan Penyebabnya

Definisi Fetish Menurut Psikologi

Dalam psikologi, fetish didefinisikan sebagai obsesi atau gairah seksual yang intens terhadap benda mati atau bagian tubuh yang bukan organ genital.

Ketertarikan ini bersifat berulang dan mendalam, sehingga objek fetish menjadi sumber utama rangsangan seksual.

Fenomena ini termasuk dalam kategori parafilia, yaitu perilaku seksual yang menyimpang dengan fantasi dan dorongan seksual yang terus-menerus terhadap objek tertentu selain manusia secara keseluruhan.

Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), fetishistik disorder atau gangguan fetishistik memiliki ciri-ciri:

  • Gairah seksual yang intens dan berulang terhadap benda mati atau bagian tubuh non-seksual selama minimal enam bulan.

  • Dorongan seksual dan perilaku terkait menyebabkan tekanan emosional atau mengganggu fungsi sosial dan pekerjaan.²

Baca Juga: Fetish KDRT Menurut Deddy Corbuzier

Definisi Fetish Menurut Medis

Secara medis, fetish atau fetisisme seksual adalah kelainan yang membuat seseorang merasa bergairah terhadap benda mati atau bagian tubuh tertentu yang tidak umum dianggap sebagai objek seksual.

Contohnya bisa berupa kain jarik, sepatu hak tinggi, kaos kaki, atau bagian tubuh seperti kaki dan tangan.

Penderita fetish akan mengalami rangsangan seksual, bahkan orgasme, ketika berinteraksi dengan objek fetish tersebut, baik melalui sentuhan, penglihatan, atau imajinasi.

Gangguan ini dianggap sebagai bagian dari spektrum parafilia, yang dapat menimbulkan masalah jika menyebabkan penderitaan psikologis atau mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari.

Jenis-Jenis Fetish

Fetish dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan objek ketertarikan, antara lain:

  • Fetish bentuk: Ketertarikan pada bentuk atau tekstur benda mati seperti sepatu, payung, atau patung.

  • Fetish bagian tubuh: Ketertarikan pada bagian tubuh tertentu yang bukan organ genital, seperti kaki, tangan, rambut.

  • Fetish pakaian: Ketertarikan pada pakaian tertentu, misalnya pakaian dalam, kaos kaki, atau kostum khusus.

Apakah Fetish Termasuk Gangguan?

Tidak semua fetish dikategorikan sebagai gangguan.

Fetish menjadi gangguan jika memenuhi kriteria DSM-5, yaitu ketika ketertarikan tersebut menyebabkan tekanan emosional yang signifikan, mengganggu hubungan interpersonal, atau menghambat fungsi sosial dan pekerjaan.

Dalam kasus ini, fetish harus ditangani dengan terapi psikologis atau medis.

Penanganan dan Terapi Fetish

Penanganan fetish yang mengganggu meliputi terapi psikologis seperti terapi perilaku kognitif (CBT), terapi kelompok, dan konseling seksual.

Tujuannya adalah membantu individu mengelola dorongan seksualnya agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dalam beberapa kasus, terapi medis atau obat-obatan juga dapat digunakan untuk mengurangi intensitas gairah seksual yang tidak terkendali.

Baca Juga: Arti Mimpi Motor Hilang Menurut Psikologi

Kesimpulan

Fetish adalah ketertarikan seksual yang intens dan berulang terhadap benda mati atau bagian tubuh non-seksual, yang termasuk dalam kategori parafilia menurut psikologi dan medis.

Fetish bukanlah gangguan jika tidak menimbulkan tekanan atau gangguan fungsi, tetapi dapat menjadi gangguan jika menyebabkan penderitaan atau menghambat kehidupan sosial dan pekerjaan.

Penanganan fetish yang mengganggu memerlukan pendekatan terapi psikologis dan medis yang tepat.

Pemahaman yang akurat tentang fetish penting untuk mengurangi stigma dan memberikan dukungan yang sesuai bagi individu yang mengalaminya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.