Akurat
Pemprov Sumsel

Penderita Diabetes Tetap Boleh Makan Buah Manis, Ini Syarat dan Caranya

Eko Krisyanto | 10 Januari 2026, 23:10 WIB
Penderita Diabetes Tetap Boleh Makan Buah Manis, Ini Syarat dan Caranya

AKURAT.CO Penderita diabetes kerap dihadapkan pada dilema saat ingin menikmati buah-buahan manis.

Di satu sisi, buah merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi kesehatan tubuh.

Namun di sisi lain, rasa manis pada buah sering memicu kekhawatiran karena dianggap dapat meningkatkan kadar gula darah.

Pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah penderita diabetes masih boleh mengonsumsi buah manis seperti mangga atau pisang. Jawabannya, boleh, dengan catatan tertentu.

Penderita diabetes tetap dapat menikmati berbagai jenis buah, termasuk yang rasanya manis, asalkan dikonsumsi dengan porsi dan cara yang tepat.

Buah tidak seharusnya dihindari sepenuhnya. Kandungan nutrisinya berperan penting dalam menjaga fungsi organ, memperkuat daya tahan tubuh, serta melancarkan pencernaan.

Mengapa Buah Penting bagi Penderita Diabetes

Buah merupakan sumber alami vitamin C, kalium, antioksidan, serta serat pangan yang membantu mengontrol kadar gula darah.

Kandungan serat pada buah berperan memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah sehingga lonjakan gula darah dapat diminimalkan.

Selain itu, gula alami dalam buah berupa fruktosa cenderung diserap lebih lambat dibandingkan gula tambahan seperti sukrosa yang banyak terdapat pada makanan dan minuman kemasan.

Baca Juga: Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Karena itu, konsumsi buah utuh dalam porsi wajar umumnya aman bagi penderita diabetes dan bahkan dapat mendukung kesehatan metabolik.

Meski demikian, tidak semua buah memiliki dampak yang sama terhadap kadar gula darah.

Faktor penting yang perlu diperhatikan adalah indeks glikemik (IG), yaitu ukuran seberapa cepat suatu makanan meningkatkan kadar glukosa darah setelah dikonsumsi.

Buah dengan Indeks Glikemik Rendah dan Tinggi

Buah dengan indeks glikemik rendah (di bawah 55) relatif lebih aman bagi penderita diabetes karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. Contohnya apel, pir, jambu biji, stroberi, jeruk, kiwi, dan alpukat.

Sementara itu, buah dengan indeks glikemik tinggi (di atas 70) seperti mangga matang, pisang matang, semangka, dan durian memang dapat meningkatkan gula darah lebih cepat.

Namun, buah-buahan ini tidak harus dihindari sepenuhnya. Konsumsi tetap diperbolehkan dalam porsi kecil dan dengan cara yang tepat.

Sebagai contoh, penderita diabetes dapat mengonsumsi setengah potong mangga kecil atau satu buah pisang ukuran sedang, disertai makanan yang mengandung protein atau lemak sehat agar penyerapan gula berlangsung lebih lambat.

Tips Aman Mengonsumsi Buah bagi Penderita Diabetes

Agar manfaat buah tetap optimal tanpa memicu lonjakan gula darah, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:

  1. Perhatikan porsi dan frekuensi, batasi konsumsi buah 1–2 porsi per hari.

  2. Pilih buah utuh, bukan jus, karena jus menghilangkan serat dan mempercepat kenaikan gula darah.

  3. Kombinasikan dengan protein atau lemak sehat, seperti yoghurt tanpa gula atau kacang-kacangan.

  4. Perhatikan waktu konsumsi, sebaiknya buah dikonsumsi di sela waktu makan, bukan saat perut kosong.

  5. Hindari buah olahan, seperti buah kalengan, manisan, atau jus kemasan yang mengandung gula tambahan.

  6. Pantau kadar gula darah secara rutin, karena respon tubuh terhadap buah bisa berbeda pada setiap orang.

Penderita diabetes tidak perlu takut mengonsumsi buah manis seperti mangga atau pisang, selama porsinya terkontrol dan dikonsumsi dengan cara yang tepat.

Baca Juga: Deteksi Dini Demam Berdarah: Kenali Gejala Awal dan Tindakan Tepat di Rumah

Buah tetap menjadi bagian penting dari pola makan sehat karena menyediakan berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Kunci utamanya adalah mengatur porsi, memilih buah dengan indeks glikemik rendah, serta menghindari tambahan gula.

Dengan pemahaman yang tepat, penderita diabetes dapat menikmati buah dengan aman sekaligus menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Laporan: Bunga Adinda/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.