Akurat
Pemprov Sumsel

Mata Kuning Kenapa? Ini Penyebab dan Tanda yang Harus Diwaspadai

Idham Nur Indrajaya | 23 Maret 2026, 18:25 WIB
Mata Kuning Kenapa? Ini Penyebab dan Tanda yang Harus Diwaspadai
Mata kuning kenapa? Kenali penyebab, gejala, dan tanda bahaya yang perlu diwaspadai serta cara mengatasinya.

AKURAT.CO Pernah kaget saat bercermin dan melihat bagian putih mata berubah jadi kekuningan? Banyak orang langsung panik dan bertanya: mata kuning kenapa—apakah ini cuma kelelahan atau tanda penyakit serius?

Perubahan warna pada mata bukan sekadar masalah penampilan. Dalam banyak kasus, kondisi ini bisa menjadi sinyal adanya gangguan di dalam tubuh, terutama pada organ penting seperti hati dan empedu.


Mata Kuning Kenapa?

Dikutip dari Alodokter, mata kuning terjadi karena bagian putih mata (sklera) berubah warna akibat tingginya kadar bilirubin dalam tubuh.

Penyebab utamanya meliputi:

  • Penumpukan bilirubin (zat hasil pemecahan sel darah merah)

  • Gangguan hati (liver)

  • Masalah saluran empedu atau pankreas

  • Infeksi tertentu

  • Kelainan darah

Semakin tinggi kadar bilirubin, semakin jelas warna kuning yang muncul pada mata dan kulit.


Apa Itu Mata Kuning dan Kenapa Bisa Terjadi?

Menurut penjelasan medis, mata kuning atau scleral icterus adalah kondisi ketika sklera berubah menjadi kuning akibat peningkatan bilirubin dalam darah.

Bilirubin sendiri adalah pigmen kuning-oranye yang terbentuk saat tubuh memecah sel darah merah. Normalnya, zat ini akan diproses oleh hati lalu dibuang melalui urine dan feses.

Namun, jika:

  • Produksi bilirubin berlebihan

  • Hati tidak mampu mengolahnya

  • Atau terjadi sumbatan pada salurannya

Maka bilirubin akan menumpuk dan menyebabkan mata serta kulit menguning.


Penyebab Mata Kuning yang Paling Umum

Berikut beberapa penyebab mata kuning yang paling sering terjadi:

1. Penyakit Kuning (Jaundice)

Kondisi ini terjadi akibat penumpukan bilirubin dalam darah. Bisa dialami bayi maupun orang dewasa, dengan penyebab yang berbeda.

2. Sirosis Hati

Kerusakan hati kronis akibat jaringan parut membuat fungsi hati terganggu dalam mengolah bilirubin.

3. Batu Empedu

Sumbatan pada saluran empedu membuat bilirubin tidak bisa dikeluarkan dengan normal.

4. Gangguan Pankreas

Saluran pankreas yang tersumbat atau terinfeksi dapat menghambat aliran empedu.

5. Infeksi

Seperti:

  • Malaria

  • Leptospirosis

Infeksi ini bisa merusak sel darah merah atau organ hati.

6. Kelainan Darah

Misalnya anemia sel sabit yang mempercepat penghancuran sel darah merah.

7. Efek Obat

Beberapa obat seperti antibiotik tertentu atau obat TB bisa memicu gangguan hati jika dikonsumsi jangka panjang.


Mata Kuning Tanda Penyakit Serius?

Tidak selalu, tapi bisa jadi tanda bahaya jika disertai gejala lain.

Beberapa kondisi serius yang sering terkait:

  • Sirosis hati

  • Batu empedu

  • Malaria

  • Leptospirosis

Segera waspada jika muncul:

  • Demam tinggi

  • Nyeri perut kanan atas

  • Urine gelap

  • Tinja pucat

  • Gatal di kulit

  • Berat badan turun drastis

Gejala ini bisa menandakan gangguan serius pada hati atau organ vital lainnya.


Cara Mengatasi dan Memutihkan Mata Kuning

Cara mengatasi mata kuning harus disesuaikan dengan penyebabnya.

✔ Jika karena infeksi

  • Obat antivirus atau antibiotik sesuai diagnosis

✔ Jika karena sumbatan empedu

  • Tindakan medis atau operasi

✔ Jika pada bayi

  • Terapi cahaya (fototerapi)

✔ Perawatan umum

  • Perbanyak minum air

  • Istirahat cukup

  • Konsumsi makanan sehat

  • Hindari alkohol

Pada dasarnya, cara memutihkan mata kuning bukan instan, melainkan dengan menormalkan kadar bilirubin di dalam tubuh.


Cara Mencegah Mata Kuning

Meski tidak selalu bisa dicegah, risiko bisa diminimalkan dengan:

  • Menjaga pola makan sehat

  • Menghindari alkohol berlebihan

  • Vaksin hepatitis

  • Menjaga kebersihan makanan & tangan

  • Tidak berbagi jarum suntik

  • Rutin cek kesehatan hati


Insight: Mata Kuning Bukan Sekadar Masalah Penampilan

Banyak orang mengira mata kuning hanya mengganggu estetika. Padahal, ini adalah alarm tubuh.

Saat mata berubah warna, tubuh sedang “memberi tahu” bahwa ada yang tidak beres—terutama pada hati, empedu, atau darah.

Semakin cepat disadari, semakin besar peluang untuk sembuh tanpa komplikasi serius.


Contoh Kasus Nyata

  • Seseorang merasa cepat lelah dan tidak nafsu makan, lalu menyadari matanya menguning—ternyata mengalami gangguan hati.

  • Ada juga yang mengalami mata kuning setelah konsumsi obat jangka panjang—setelah diperiksa, itu efek samping terhadap liver.


Kenapa Tidak Boleh Diabaikan?

Mata kuning bisa menjadi tanda awal penyakit serius.

Jika dibiarkan:

  • Risiko kerusakan hati permanen meningkat

  • Bisa berkembang menjadi penyakit kronis

  • Dalam kasus tertentu, berpotensi mengancam nyawa


Penutup

Perubahan kecil seperti warna mata sering kali menyimpan pesan besar tentang kondisi tubuh. Mata kuning bukan sekadar perubahan warna—melainkan sinyal penting yang tidak boleh diabaikan.

Semakin cepat Anda memahami dan meresponsnya, semakin besar peluang untuk menjaga kesehatan tetap optimal.


Baca Juga: Bolehkah Pakai Salep, Tetes Mata, dan Inhaler Saat Puasa? Ini Penjelasannya

Baca Juga: Matapedia, Ensiklopedia Digital Kesehatan Mata Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

FAQ

1. Mata kuning tanda penyakit apa?

Mata kuning umumnya menjadi tanda adanya gangguan pada hati, saluran empedu, atau darah. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penyakit kuning (jaundice), hepatitis, sirosis, atau batu empedu. Dalam beberapa kasus, mata kuning juga bisa menandakan infeksi atau kelainan darah yang memengaruhi kadar bilirubin dalam tubuh.

2. Kenapa mata jadi kuning pada orang dewasa?

Mata kuning pada orang dewasa biasanya terjadi karena kadar bilirubin tinggi akibat gangguan fungsi hati atau sumbatan saluran empedu. Selain itu, konsumsi obat tertentu, infeksi, atau penyakit kronis juga bisa menjadi penyebab mata kuning yang perlu diperiksa lebih lanjut.

3. Apakah mata kuning berbahaya atau tidak?

Mata kuning bisa berbahaya tergantung penyebabnya. Jika hanya ringan, mungkin tidak serius, tetapi jika disertai gejala seperti nyeri perut, demam, atau penurunan berat badan, kondisi ini bisa menandakan penyakit serius seperti gangguan liver atau pankreas yang membutuhkan penanganan medis segera.

4. Bagaimana cara mengatasi mata kuning secara efektif?

Cara mengatasi mata kuning harus disesuaikan dengan penyebabnya, misalnya dengan obat untuk infeksi, tindakan medis untuk sumbatan empedu, atau perubahan gaya hidup untuk menjaga kesehatan hati. Menurunkan kadar bilirubin adalah kunci utama agar warna mata kembali normal.

5. Apa penyebab bilirubin tinggi dalam tubuh?

Bilirubin tinggi biasanya disebabkan oleh gangguan hati, peningkatan penghancuran sel darah merah, atau hambatan pada saluran empedu. Kondisi seperti hepatitis, sirosis, anemia hemolitik, hingga infeksi tertentu dapat memicu peningkatan bilirubin yang menyebabkan mata tampak kuning.

6. Kapan harus ke dokter jika mata kuning?

Segera periksa ke dokter jika mata kuning muncul tiba-tiba, semakin parah, atau disertai gejala lain seperti urine gelap, tinja pucat, demam, dan nyeri perut. Pemeriksaan dini penting untuk memastikan apakah kondisi ini berkaitan dengan penyakit serius.

7. Apakah mata kuning bisa kembali putih normal?

Mata kuning bisa kembali putih jika penyebab utamanya berhasil diatasi dan kadar bilirubin kembali normal. Proses ini tidak instan, tetapi dengan pengobatan yang tepat dan perawatan yang konsisten, warna mata biasanya akan membaik secara bertahap.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.