Akurat Logo

Apa Itu Hantavirus? Virus yang Diduga Picu Kematian di Kapal Pesiar Mewah

Nurma Nafisa Faradilla | 5 Mei 2026, 16:48 WIB
Apa Itu Hantavirus? Virus yang Diduga Picu Kematian di Kapal Pesiar Mewah
Ilustrasi Hantavirus. (Magnific)

AKURAT.CO Wabah hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah dikaitkan dengan kematian sejumlah penumpang kapal pesiar mewah di Samudera Atlantik. Informasi ini dikonfirmasi oleh World Health Organization (WHO) yang tengah menyelidiki beberapa kasus terkait.

Hantavirus sendiri merupakan penyakit langka yang ditularkan dari hewan pengerat dan dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius. Meski jarang terjadi, virus ini memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi. Lantas, apa itu hantavirus dan seberapa bahayanya bagi manusia?

Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus adalah kelompok virus langka yang dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia, terutama yang menyerang sistem pernapasan dan ginjal. Virus ini biasanya ditularkan dari hewan pengerat seperti tikus dan mencit kepada manusia melalui kotoran, air liur, atau urine yang terkontaminasi.

Baca Juga: Hebohkan Jagat Maya di Tengah Wabah Covid-19, Hantavirus Tak Dapat Menular Melalui Udara

Dalam beberapa kasus, hantavirus bisa berkembang menjadi kondisi berat yang dikenal sebagai Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yaitu gangguan pernapasan akut yang berpotensi fatal. Meski tergolong jarang, tingkat kematian akibat infeksi ini cukup tinggi, sehingga menjadi perhatian serius di dunia medis.

Baru-baru ini, nama hantavirus kembali menjadi sorotan setelah World Health Organization mengonfirmasi adanya kasus yang diduga terkait kematian tiga penumpang kapal pesiar mewah di Samudra Atlantik.

Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar

Kabar mengenai wabah ini mencuat setelah tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia di atas kapal pesiar MV Hondius. Selain itu, satu penumpang lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.

Dikutip dari BBC, WHO mengonfirmasi setidaknya dua kasus hantavirus, sementara beberapa kasus lainnya masih dalam penyelidikan.

Kapal pesiar tersebut diketahui melakukan perjalanan panjang melintasi berbagai wilayah terpencil, termasuk Antartika dan pulau-pulau di Samudra Atlantik. Hal ini memunculkan dugaan bahwa paparan terhadap lingkungan alami yang dihuni hewan liar bisa menjadi salah satu faktor penyebaran virus.

Meski begitu, para ahli menyebut kasus ini cukup tidak biasa, mengingat wabah hantavirus jarang terjadi di lingkungan seperti kapal pesiar.

Bagaimana Hantavirus Bisa Menular?

Penularan hantavirus umumnya tidak terjadi dari manusia ke manusia. Sebaliknya, virus ini menyebar melalui kontak dengan partikel yang terkontaminasi dari hewan pengerat.

Beberapa cara penularan yang paling umum meliputi:

  • Menghirup udara yang tercemar kotoran atau urine tikus

  • Menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah

  • Mengonsumsi makanan yang sudah terpapar virus

Dalam kasus tertentu, terutama pada varian tertentu seperti Andes virus, terdapat dugaan penularan antar manusia, meski hal ini sangat jarang terjadi.

Gejala Hantavirus yang Perlu Diwaspadai

Gejala hantavirus sering kali muncul secara bertahap dan awalnya mirip dengan flu biasa. Karena itu, banyak orang tidak langsung menyadari bahaya penyakit ini.

Baca Juga: Wabah Misterius di Kapal Pesiar Atlantik: 3 Tewas, WHO Konfirmasi Hantavirus Mematikan

Gejala awal:

  • Demam

  • Kelelahan

  • Nyeri otot

  • Sakit kepala

  • Pusing dan menggigil

  • Gangguan pencernaan

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.