Apa Itu Hantavirus? Virus yang Diduga Picu Kematian di Kapal Pesiar Mewah

AKURAT.CO Wabah hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah dikaitkan dengan kematian sejumlah penumpang kapal pesiar mewah di Samudera Atlantik. Informasi ini dikonfirmasi oleh World Health Organization (WHO) yang tengah menyelidiki beberapa kasus terkait.
Hantavirus sendiri merupakan penyakit langka yang ditularkan dari hewan pengerat dan dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius. Meski jarang terjadi, virus ini memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi. Lantas, apa itu hantavirus dan seberapa bahayanya bagi manusia?
Apa Itu Hantavirus?
Hantavirus adalah kelompok virus langka yang dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia, terutama yang menyerang sistem pernapasan dan ginjal. Virus ini biasanya ditularkan dari hewan pengerat seperti tikus dan mencit kepada manusia melalui kotoran, air liur, atau urine yang terkontaminasi.
Baca Juga: Hebohkan Jagat Maya di Tengah Wabah Covid-19, Hantavirus Tak Dapat Menular Melalui Udara
Dalam beberapa kasus, hantavirus bisa berkembang menjadi kondisi berat yang dikenal sebagai Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yaitu gangguan pernapasan akut yang berpotensi fatal. Meski tergolong jarang, tingkat kematian akibat infeksi ini cukup tinggi, sehingga menjadi perhatian serius di dunia medis.
Baru-baru ini, nama hantavirus kembali menjadi sorotan setelah World Health Organization mengonfirmasi adanya kasus yang diduga terkait kematian tiga penumpang kapal pesiar mewah di Samudra Atlantik.
Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar
Kabar mengenai wabah ini mencuat setelah tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia di atas kapal pesiar MV Hondius. Selain itu, satu penumpang lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Dikutip dari BBC, WHO mengonfirmasi setidaknya dua kasus hantavirus, sementara beberapa kasus lainnya masih dalam penyelidikan.
Kapal pesiar tersebut diketahui melakukan perjalanan panjang melintasi berbagai wilayah terpencil, termasuk Antartika dan pulau-pulau di Samudra Atlantik. Hal ini memunculkan dugaan bahwa paparan terhadap lingkungan alami yang dihuni hewan liar bisa menjadi salah satu faktor penyebaran virus.
Meski begitu, para ahli menyebut kasus ini cukup tidak biasa, mengingat wabah hantavirus jarang terjadi di lingkungan seperti kapal pesiar.
Bagaimana Hantavirus Bisa Menular?
Penularan hantavirus umumnya tidak terjadi dari manusia ke manusia. Sebaliknya, virus ini menyebar melalui kontak dengan partikel yang terkontaminasi dari hewan pengerat.
Beberapa cara penularan yang paling umum meliputi:
Menghirup udara yang tercemar kotoran atau urine tikus
Menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah
Mengonsumsi makanan yang sudah terpapar virus
Dalam kasus tertentu, terutama pada varian tertentu seperti Andes virus, terdapat dugaan penularan antar manusia, meski hal ini sangat jarang terjadi.
Gejala Hantavirus yang Perlu Diwaspadai
Gejala hantavirus sering kali muncul secara bertahap dan awalnya mirip dengan flu biasa. Karena itu, banyak orang tidak langsung menyadari bahaya penyakit ini.
Baca Juga: Wabah Misterius di Kapal Pesiar Atlantik: 3 Tewas, WHO Konfirmasi Hantavirus Mematikan
Gejala awal:
Demam
Kelelahan
Nyeri otot
Sakit kepala
Pusing dan menggigil
Gangguan pencernaan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








