Akurat Logo

Mengenal Hantavirus: Gejala, Penularan, dan Pencegahannya

Dani Zahra | 5 Mei 2026, 23:47 WIB
Mengenal Hantavirus: Gejala, Penularan, dan Pencegahannya
Ilustrasi, hantavirus. (AI)

AKURAT.CO Kabar soal dugaan hantavirus belakangan ini membuat banyak orang penasaran dengan penyakit langka tersebut.

Meski kasusnya jarang, hantavirus tetap perlu diwaspadai karena bisa berdampak serius pada paru-paru.

Baca Juga: Apa Itu Hantavirus? Virus yang Diduga Picu Kematian di Kapal Pesiar Mewah

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), jumlah kasus hantavirus memang tidak banyak, tetapi risikonya tetap ada, terutama jika seseorang terpapar hewan pengerat.

Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus adalah virus yang dibawa oleh tikus dan hewan pengerat lainnya. Penularan terjadi saat seseorang menghirup partikel virus dari urin, kotoran, atau sarang tikus yang terkontaminasi.

Cara Penularan Hantavirus

Umumnya terjadi saat:

- Menghirup debu dari kotoran tikus kering

- Membersihkan gudang, loteng, atau tempat lama yang kotor

- Menyentuh benda terkontaminasi lalu menyentuh wajah

Gigitan tikus juga bisa menularkan, tetapi jarang terjadi.

Gejala yang Muncul

Gejala awal sering mirip flu, seperti:

- Demam dan lemas

- Nyeri otot dan sakit kepala

- Mual atau muntah

Dalam kondisi serius, bisa berkembang menjadi gangguan paru-paru dengan gejala batuk dan sesak napas.

Baca Juga: 3 Penumpang Kapal Pesiar Tewas, Kenali Fakta Hantavirus dan Cara Penularannya

Apakah Berbahaya?

Hantavirus bisa berakibat fatal jika tidak ditangani, terutama saat sudah menyerang pernapasan. Namun, penyakit ini tergolong langka.

Cara Mencegah Hantavirus

Pencegahan utama adalah menghindari paparan tikus:

- Tutup celah masuk tikus di rumah

- Simpan makanan dengan rapat

- Jaga kebersihan lingkungan

- Gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area kotor

Jika mengalami gejala setelah terpapar tikus, segera periksakan diri ke dokter, terutama jika muncul sesak napas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dani Zahra
D