Kenapa Makanan Terasa Hambar Saat Flu? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Saat mengalami flu, banyak orang merasa makanan menjadi hambar dan kurang nikmat meski menu yang dikonsumsi biasanya memiliki rasa kuat.
Kondisi ini ternyata berkaitan erat dengan terganggunya fungsi indera penciuman dan pengecap saat tubuh sedang sakit.
Salah satu penyebab utama makanan terasa hambar saat flu adalah hidung tersumbat atau kongesti nasal.
Ketika saluran hidung tersumbat, kemampuan mencium aroma makanan ikut menurun. Padahal, aroma memiliki peran besar dalam membantu otak mengenali rasa makanan.
Selain itu, flu juga dapat memengaruhi indera pengecap sehingga lidah menjadi kurang sensitif terhadap rasa manis, asin, asam, maupun gurih. Akibatnya, makanan terasa kurang berasa meski sebenarnya memiliki cita rasa normal.
Produksi air liur yang menurun saat sakit juga dapat membuat makanan terasa lebih kering dan hambar.
Air liur berfungsi membantu proses pengecapan sehingga ketika jumlahnya berkurang, kemampuan merasakan makanan ikut terganggu.
Pada beberapa kasus, peradangan yang terjadi saat flu juga bisa memengaruhi kondisi lidah dan saluran pernapasan sehingga kemampuan mencicipi makanan menurun sementara waktu.
Tak hanya itu, obat flu tertentu juga dapat memicu efek samping berupa perubahan rasa di mulut atau mulut terasa kering yang membuat makanan semakin terasa hambar.
Baca Juga: Baterai HP Cepat Habis Saat Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Untuk membantu mengembalikan nafsu makan saat flu, disarankan mengonsumsi makanan hangat seperti sup karena dapat membantu melegakan hidung tersumbat sekaligus meningkatkan sensitivitas indera pengecap.
Makanan dengan aroma kuat dan sedikit pedas juga dapat membantu merangsang indera penciuman agar rasa makanan lebih terasa.
Selain itu, memperbanyak minum air putih penting dilakukan untuk menjaga kelembapan mulut dan membantu produksi air liur tetap optimal.
Penggunaan bumbu seperti garam, merica, atau rempah-rempah secukupnya juga dapat membantu memperkuat rasa makanan.
Yang tidak kalah penting, istirahat cukup diperlukan agar tubuh lebih cepat pulih dan fungsi indera pengecap kembali normal.
Laporan: Marta Anunciata Wea/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








