Bio Farma Perluas Diplomasi Kesehatan ke Amerika Latin

AKURAT.CO PT Bio Farma (Persero) memperkuat langkah diplomasi kesehatan Indonesia melalui partisipasinya dalam forum 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean yang digelar Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (21/5).
Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperluas kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia. Sejumlah pemangku kepentingan nasional dan internasional hadir dalam agenda tersebut, mulai dari pemerintah, BUMN, asosiasi bisnis, hingga perwakilan negara sahabat.
Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arif Havas Oegroseno, Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal, Andre Omer Siregar, Managing Director Global Relations & Governance BPI Danantara, Mohamad Al-Arief, Wakil Ketua Umum Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Bernardino Moningka Vega, serta Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Grata Endah Werdaningtyas turut hadir dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bio Farma Group menjadi salah satu perusahaan nasional yang melakukan business pitching bersama sejumlah perusahaan besar Indonesia lainnya seperti Danantara Indonesia, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi, PT PLN Indonesia Power, PT Dirgantara Indonesia, PT Astra Otoparts Tbk., Polytron, dan FKS Group.
Partisipasi Bio Farma menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperluas jejaring internasional di sektor kesehatan dan life science. Direktur Sales Bio Farma, Fitri Puspadewi mengatakan kerja sama internasional yang dibangun perusahaan tidak hanya fokus pada perdagangan semata.
“Bio Farma memandang kerja sama internasional tidak hanya sebatas hubungan perdagangan, tetapi juga mencakup penguatan kapasitas, transfer teknologi, serta pembangunan ekosistem kesehatan yang berkelanjutan. Kami ingin menghadirkan kolaborasi yang memberikan manfaat bersama bagi seluruh pihak,” ujar Fitri Puspadewi.
Selama ini, Bio Farma Group telah menjalin kerja sama dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia melalui suplai rutin bersama Pan American Health Organization (PAHO) maupun kerja sama bilateral dengan sejumlah negara seperti Argentina, Meksiko, dan Peru melalui Phapros.
Baca Juga: Danantara Trust Gelontorkan Rp250 Miliar untuk Kesehatan dan Pendidikan
Menurut Fitri, kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi strategis karena kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang serta peluang kolaborasi jangka panjang yang cukup besar.
“Kawasan Amerika Latin dan Karibia merupakan wilayah strategis bagi Bio Farma Group karena memiliki kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang serta peluang kolaborasi jangka panjang yang sangat terbuka,” kata Fitri.
Melalui forum tersebut, Bio Farma juga memperkenalkan kemampuan perusahaan sebagai perusahaan life science nasional yang memiliki pengalaman dalam pengembangan, produksi, dan distribusi vaksin serta produk kesehatan lainnya.
Selain portofolio produk, perusahaan turut memaparkan kemampuan riset dan pengembangan, sistem manufaktur, sistem mutu, hingga pengalaman dalam membangun kemitraan global di sektor kesehatan.
Bio Farma menilai peluang kerja sama dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia cukup luas, mulai dari perdagangan vaksin dan produk life science, transfer teknologi, penguatan kapasitas manufaktur, hingga kolaborasi penelitian dan pengembangan sistem kesehatan.
Fitri menambahkan bahwa partisipasi Bio Farma dalam forum tersebut juga menjadi bagian dari transformasi perusahaan menuju perusahaan life science nasional yang semakin berorientasi global.
“Forum seperti ini membuka peluang kolaborasi baru sekaligus memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kebutuhan pasar internasional,” jelas Fitri.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat daya saing industri kesehatan nasional sekaligus memperluas kontribusi Indonesia dalam rantai nilai kesehatan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





